Uji Performa Suzuki Gixxer SF 250, Konsumsi BBM Tembus 37 Km per Liter

Kompas.com - 22/01/2022, 16:02 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Usai membahas soal tampilan, kini saatnya kami melompat ke atas jok Suzuki Gixxer SF 250 untuk merasakan bagaimana performanya ketika dibawa berkendara.

Gixxer S F250 mengusung mesin 250 cc, 1-silinder SOHC Fuel Injection. Dengan bore x stroke 76 mm x 54,9 mm mampu menghasilkan tenaga 26,5 PS atau setara 24 tk pada 9.000 rpm dan torsi 22,6 Nm pada 7500 rpm.

Saat dinyalakan, mesin mengeluarkan suara langsam yang halus, begitu juga saat melaju pada putaran rendah.

Baca juga: Pengakuan Sopir Truk yang Menyebabkan Kecelakaan Beruntun Balikpapan

Begitu digeber, seperti karakter mesin 1-silinder, suaranya terdengar agak kasar. Meskipun masih tergolong halus dibandingkan motor 250 cc single silinder lainnya.

Respons mesin terasa bertenaga saat putaran menengah ke atas, sesuai dengan karakter mesin overbore. Sementara untuk putaran bawahnya terbilang biasa saja.

Tapi buat Anda yang terbiasa mengendarai skutik atau sport 150 cc, tentu tenaga motor ini terasa cukup responsif.

Baca juga: Soal Model yang Menikmati PPnBM 50 Persen, Ini Kata Daihatsu

Suzuki Gixxer SF 250KOMPAS.com/ADITYO WISNU Suzuki Gixxer SF 250

Ketika dipakai harian, karakter mesinnya terasa pas. Penyaluran tenaganya linear, tidak terasa meledak-meledak. Namun ketika dibutuhkan, akselerasi dan performa mesinnya tidak mengecewakan.

Tenaga mesin motor ini disalurkan melalui transmisi manual 6-percepatan dengan rasio yang cukup rapat. Namun untuk gigi 5 dan gigi 6, karakternya overdrive, mungkin untuk membuat efisiensi bahan bakarnya lebih baik.

Suzuki juga menyematkan teknologi pendinginan Suzuki Oil Cooling System (SOCS), yang efektif membuat panas mesin cukup terkendali. Selama berkendara di perkotaan, kami tidak merasakan hawa panas dari mesin.

Baca juga: Bertemu Mobil Pelat Nomor Dewa Minta Jalan, Lebih Baik Mengalah

Suzuki Gixxer SF 250KOMPAS.com/ADITYO WISNU Suzuki Gixxer SF 250

Sementara itu, handling motor ini berada di level yang moderat. Jadi bantingannya tidak terlalu keras, tapi lebih cenderung empuk.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.