Bukan Cuma Truk, Rem Blong juga Bisa Terjadi pada Mobil Penumpang

Kompas.com - 22/01/2022, 13:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Barat, diduga diakibatkan oleh truk kontainer yang mengalami rem blong. Perlu diketahui, kejadian ini juga bisa menimpa pada mobil penumpang.

Aftersales Division Head Auto2000 Nur Imansyah Tara mengatakan, sebab rem blong paling umum ialah pada permasalahan minyak rem seperti sudah habis pakai atau kedaluwarsa.

Baca juga: Ada Banyak Penyebab Rem Blong Pada Truk, Utama Karena Kurang Perawatan

"Masuknya udara pada sirkulasi minyak rem juga bisa jadi penyebab karena oksidasi dan menghasilkan uap air yang akan menguap saat panas. Sehingga, membuat tekanan minyak rem itu menurun," kata Nur, dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Tangkapan layar rekaman CCTV saat kecelakaan beruntun di turunan simpang Muara Rapak, Balikpapan, Jumat (21/1/2022) pagi sekitar pukul 06.15 Wita. Kecelakaan yang diduga karena truk mengalami rem blong itu mengakibatkan sedikitnya 4 orang tewas, 1 orang kritis, 3 orang mengalami operasi tulang patah, dan 5 orang luka ringan.HO/TANGKAPAN LAYAR CCTV DISHUB B Tangkapan layar rekaman CCTV saat kecelakaan beruntun di turunan simpang Muara Rapak, Balikpapan, Jumat (21/1/2022) pagi sekitar pukul 06.15 Wita. Kecelakaan yang diduga karena truk mengalami rem blong itu mengakibatkan sedikitnya 4 orang tewas, 1 orang kritis, 3 orang mengalami operasi tulang patah, dan 5 orang luka ringan.

Selain itu, ada juga beberapa penyebab rem blong lainnya. Beberapa di antaranya adalah selang rem yang terbuat dari bahan karet sudah getas dan tidak elastis lagi, kampas rem yang aus, kaliper rem membeku, dan piston rem atau seal piston master silinder yang rusak.

Tentunya, agar sistem pengereman tetap dapat bekerja secara optimal, dibutuhkan perawatan. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan pengemudi untuk merawat sistem pengereman pada mobil.

Baca juga: Polri Sebut Kecelakaan Truk di Rapak Balikpapan karena Rem Blong

Nur mengatakan, jangan menginjak rem dalam jangka waktu yang panjang. Menginjak rem seperti ini akan mengakibatkan rem gagal beroperasi.

Ilustrasi kampas rem mobilDok. Toyota Astra Ilustrasi kampas rem mobil

"Sebab, panas yang dihasilkan oleh gaya gesek akan tersalur ke kaliper rem dan membuat rem gagal beroperasi," ujar Nur.

Nur menambahkan, jangan memaksa penggunaan rem pada turunan yang tajam. Sebaiknya, dibantu juga dengan pengereman mesin atau engine brake.

Tindakan tersebut akan mengurangi kerja berat dari rem. Sehingga, risiko terjadinya rem blong dapat berkurang.

Ilustrasi reservoir minyak remGridOto.com/Ryan Ilustrasi reservoir minyak rem

Lalu, tindakan lainnya yang perlu dilakukan adalah mengurangi kecepatan pada saat hujan. Sebab, rem mobil tidak akan bekerja secara maksimal pada saat hujan atau kondisi jalan basah.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.