Mobil Bernomor Pelat Dewa Langgar Ganjil Genap Tetap Ditilang

Kompas.com - 19/01/2022, 07:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai pengguna jalan pasti sering berpapasan dengan kendaraan berpelat nomor ‘kebal hukum’ atau ‘pelat dewa’.

Istilah tersebut digunakan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) yang dipakai oleh para pejabat negara. Misalnya dengan akhiran huruf RFP, RFS, RFD, RFL dan lainnya.

Tak jarang pengguna jalan lain dibuat jengkel, pasalnya kendaraan dengan nopol tersebut kerap minta jalan hingga melanggar aturan. Padahal, pada dasarnya seluruh pengguna jalan memiliki hak yang sama di jalan raya.

Baca juga: Mobil yang Pakai Pelat Dewa Minta Jalan Tanpa Dikawal, Enggak Usah Minggir

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menegaskan, bahwa tidak ada pelat dewa di jalan raya. Semua pengguna jalan wajib mematuhi aturan.

Pihaknya pun melakukan tindak penilangan terhadap sejumlah mobil berpelat RF yang melanggar aturan ganjil genap di beberapa titik.

“Tidak ada pelat dewa, semua wajib patuhi aturan,” ucap Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Selasa (18/1/2022).

Mobil dinas Wakil Gubernur DKI Jakarta tiba di rumah Sandiaga Uno, Jalan Pulombangkeng Nomor 5, Senin (16/10/2017).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Mobil dinas Wakil Gubernur DKI Jakarta tiba di rumah Sandiaga Uno, Jalan Pulombangkeng Nomor 5, Senin (16/10/2017).

 

Sambodo mengatakan, tindak penilangan tersebut dilakukan di beberapa titik di Jakarta yang diberlakukan aturan ganjil-genap, seperti Sudirman-Thamrin, TL Kuningan, Bundaran HI, jalan tol dalam kota dan lainnya.

Dalam penindakan itu, setidaknya ada 81 tindak penilangan terhadap pelanggaran ganjil genap yang dilakukan mobil berpelat RF.

Selain pelanggaran ganjil genap, beberapa aturan lain seperti penggunaan rotator hingga penggunaan lajur kiri di jalan tol turut ditegakkan.

“(Pelanggaran) ganjil genap, (penggunaan) rotator, lajur kiri di tol, semua wajib patuh,” kata dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.