Begini Etika dan Aturan Penggunaan Klakson yang Benar

Kompas.com - 08/01/2022, 14:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Peristiwa kecelakaan menimpa seorang pelajar yang tewas terlindas bus setelah sepeda motor yang dikendarai ibunya terjatuh pada jalanan padat lalu lintas, di Jalan Soekarno-Hatta (by pass), Kecamatan Tanjung Senang, Lampung, Rabu (5/1/2022).

Keduanya terjatuh karena sang ibu kaget mendengar klakson mobil dengan keras dari arah belakang.

Baca juga: Cara Mengetahui Besaran Pajak Kendaraan via Online

“Sebelum tertabrak, sepeda motor korban dan ibunya ini sempat terjatuh terlebih dahulu karena terkejut diklason sebuah mobil dengan suara yang keras dari arah belakang. Sehingga sepeda motor terjatuh ke arah kiri jalan raya,” ucap Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Bandar Lampung AKP Rohmawan, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (8/1/2022).

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, pada etika dalam membunyikan klakson itu harus sopan, tidak boleh menimbulkan konflik atau bahkan menimbulkan korban jiwa.

Modifikasi klakson juga melanggar aturan dan bisa ditilang.Korlantas Modifikasi klakson juga melanggar aturan dan bisa ditilang.

Klakson memang merupakan kelengkapan kendaraan yang berfungsi sebagai alat komunikasi dengan pengguna jalan yang lain. Namun perlu diingat, penggunaan klakson bukan alat untuk pelampiasan emosi di jalan dan harus mengikuti etika yang berlaku.

"Ketika membunyikan klakson, itu jaraknya idelnya sekitar 10-25 meter, nah itu orang dengar dengan suara klakson standar," kata Sony kepada Kompas.com, Sabtu (8/1/2022).

Baca juga: Daftar Harga Bekas Nissan Juke di Awal 2022

Namun menurut Sony, masih banyak juga pengemudi nakal yang membunyikan klakson untuk megintimidasi atau menakut-nakuti. Hal ini biasanya dilakukan oleh pengemudi kendaraan besar seperti bus dan truk.

"Hal itu membahyakan karena membuat orang lain kaget, nah dalam etika itu kita belajar, sebenarnya dalam pembunyian klakson itu bagaimana kita berkomunikasi. Memperingati, kemudian meminta ruang, mengingatkan, dan sebagainya," ucapnya.

Maka dari itu Sony mengingatkan untuk tidak memodifikasi klakson dengan suara lebih keras. Karena pihak APM sudah memperhitungkan hal tersebut.

Ilustrasi membunyikan klakson.Shutterstock Ilustrasi membunyikan klakson.

Kewajiban adanya Klakson juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.