Jadi Buruan Kolektor, Ini Kelebihan dan Kekurangan Suzuki Satria 2 Tak

Kompas.com - 26/12/2021, 19:21 WIB
|

Secara desain dan fitur, keduanya benar-benar mirip karena hanya beda di karburator, transmisi dan starter. Namun untuk Satria RU 120 R sudah pakai transmisi manual 6-percepatan, dan menggunakan sistem sport dengan tambahan kopling.

Dengan karburator baru Mikuni VM 20 SS dan transmisi 6 speed membuat motor ini lebih responsif dari versi sebelumnya. Perubahan itu membuat tenaganya jadi 13,5 dk dengan torsi 13,2 Nm, serta bobot lebih ringan hanya 100 kg.

Andi Panser, dari bengkel Blue Tech di Kendal, Jawa Tengah, yang biasa merestorasi Suzuki Satria 2-tak, mengatakan, terdapat beberapa kekurangan dari satria lumba.

Baca juga: Intip Garasi Motor Tua Milik Kolektor Asal Sukoharjo

"Satria lumba itu kelemahannya dihilangkan fitur starter elektrik dan hanya menggunakan starter engkol saja," kata Andi kepada Kompas.com, Minggu (26/12/2021).

"Kalau kelebihannya lumba itu lebih nyaman dipakai untuk santai juga," tambahnya.

Setelah itu, Suzuki Satria RU 120 R mendapatkan facelift di tahun 2000 hingga 2003. Satria 120 R facelift juga dikenal sebagai Satria Lumba oleh sebagian orang. Versi terbaru ini mendapat perubahan di bagian cat dan juga kaki-kaki.

Pada sektor kaki-kaki, Suzuki Satria RU 120 R baru dilengkapi dengan pelek palang 6 yang semakin modern. Tidak hanya itu, cakram belakang dengan kaliper 2 piston juga disematkan untuk menunjang pengereman.

Setelah Satria Lumba, Suzuki kembali mengeluarkan Satria RU 120 LSCM yang diproduksi tahun 2003 sampai 2005. Ini merupakan model terakhir dari Suzuki Satria 120, yang mendapat banyak ubahan masif dari segi desain.

Suzuki Satria 2-takAndi Panser/Blue Tech Suzuki Satria 2-tak

Suzuki Satria RU 120 LSCM didatangkan secara utuh alias CBU dari Malaysia. Desainnya lebih membulat dan modern, tidak kalah dibanding kompetitornya seperti Yamaha 125Z.

Versi terakhir Satria 120 atau lebih dikenal dengan Satria Hiu ini memiliki tenaga yang lebih besar yakni 15 dk dari yang versi sebelumnya hanya 13,5 dk.

Baca juga: Deretan Mobil yang Disuntik Mati di Indonesia Sepanjang 2021

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.