Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Deretan Mobil yang Disuntik Mati di Indonesia Sepanjang 2021

Kompas.com - 25/12/2021, 17:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak mobil baru yang bermunculan dan dipasarkan di Indonesia sepanjang 2021 ini. Namun, tak sedikit juga yang harus menerima takdir untuk disetop produksinya.

Menurut catatan Kompas.com, sepanjang 2021 ini setidaknya ada 7 model dari beberapa pabrikan yang disuntik mati. Alasannya pun beragam, mulai dari ketidaksesuaian dengan regulasi hingga penjualan yang terus menurun.

Berikut ini daftar 7 mobil yang disuntik mati sepanjang 2021:
1. Mitsubishi Outlander Sport

Mitsubishi Outlander Sport 2020dok.Mitsubishi Mitsubishi Outlander Sport 2020

Pada Februari 2021, Deputy Group Head Planning & Communication PT Misubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Intan Vidiasari, mengatakan, unit Outlander Sport memang sudah habis terjual.

"Sudah habis unitnya, dan kami memang sudah tidak produksi lagi," tulis Intan, dalam pesan singkatnya kepada Kompas.com, Jumat (5/2/2021).

Intan menambahkan, untuk sementara ini belum ada calon pengganti untuk Outlander Sport. Namun, tidak bisa diprediksi bagaimana ke depannya.

Baca juga: Hilang dari Situs Resmi, Mitsubishi Setop Produksi Outlander Sport

2. Isuzu Panther

Isuzu Panther resmi berhenti produksi. Kompas.com mendapat kesempatan untuk mencoba terakhir kaliKompas.com/Setyo Adi Isuzu Panther resmi berhenti produksi. Kompas.com mendapat kesempatan untuk mencoba terakhir kali

PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) resmi menghentikan produksi Panther pada Februari 2021. Panther sendiri telah dipasarkan di Indonesia sejak 1991.

Alasan mobil ini dihentikan produksinya dikarenakan perkembangan bisnis perseroan yang kembali berfokus pada sektor komersial dan efisiensi. Selain itu, pemerintah juga mengimplementasikan standar emisi Euro 4.

Sementara Panther yang menggunakan mesin diesel, tidak dapat memenuhi standar emisi Euro 4 yang bakal diterapkan pada 2022 mendatang.

Baca juga: Sayonara, Isuzu Panther Resmi Pensiun

3. Nissan Terra

Nissan Terra facelift 2021autoindustriya.com Nissan Terra facelift 2021

Masih di Februari 2021, model berikutnya yang disuntik mati datang dari Nissan, yakni Terra. Produk penantang Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner yang didatangkan dari Thailand ini sudah habis stoknya.

Namun, mobil tersebut tidak benar-benar disuntik mati di Thailand. Selain itu, Nissan Indonesia juga mengatakan masih ada kemungkinan untuk mendatangkan varian dan model baru.

Baca juga: Nissan Terra Tutup Usia di Indonesia

4. Honda Jazz

Honda All New Jazz saat diuji di Balidonylesmana Honda All New Jazz saat diuji di Bali

April 2021, PT Honda Prospect Motor (HPM) mengumumkan bahwa Jazz sudah setop produksi. Setelah 18 tahun dipasarkan, hatchback yang memiliki nama besar itu akhirnya pensiun.

"Untuk Jazz tidak ada di situs karena memang kami sudah tidak wholesales-kan lagi ke diler. HPM sudah tidak lagi memproduksi Jazz," tulis Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM Yusak Billy, dalam pesan singkatnya kepada Kompas.com, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Sayonara, Honda Jazz Hilang dari Situs Resmi HPM

5. Suzuki Karimun Wagon R

Suzuki Karimun Wagon R Special EditionSIS Suzuki Karimun Wagon R Special Edition

Di pertengahan November 2021, giliran PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengumumkan sudah menghentikan penjualan salah satu modelnya. Meski demikian, produksinya masih berjalan.

Pihak Suzuki mengatakan, adanya peralihan fokusan perseroan untuk menyongsong era elektrifikasi di Indonesia yang sudah di depan mata menjadi salah satu alasan Wagon R tidak lagi dipasarkan. Mobil ini sekarang hanya diekspor ke Pakistan.

Baca juga: Suzuki Stop Penjualan Karimun Wagon R di Indonesia

6. Honda Odyssey

First Impression New Honda OdysseyKOMPAS.com/DIO DANANJAYA First Impression New Honda Odyssey

Pada Desember 2021, PT HPM menyatakan sudah tidak lagi memasarkan Odyssey. Produksi mobil ini di Jepang juga sudah disetop.

Saat ini, PT HPM hanya tinggal menghabiskan stok yang jumlahnya kurang dari 100 unit.

Baca juga: Honda Odyssey Setop Produksi, Tersisa 62 Unit di Indonesia

7. Honda Civic Hatchback RS

Honda Civic Hatchback RSKOMPAS.COM/STANLY RAVEL Honda Civic Hatchback RS

Belum lama ini, HPM juga terpaksa menghentikan penjualan Civic Hatchback RS. Billy, mengatakan, seiring dengan diluncurkannya All New Civic RS, sekarang ini pihaknya tidak lagi melakukan wholesales untuk Hatchback RS.

"Sebab, kalau kami perhatikan, sedan terbaru ini dengan hatchback, karakternya sangat mirip. Jadi, untuk sedan kami fokus di Civic RS ini. Sedangkan hatchback, kami fokus pada penjualan City Hatchback RS," kata Billy.

Baca juga: Honda Stop Penjualan Civic Hatchback RS, Sisa 21 Unit di Indonesia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.