Dirjen Hubdat Pasang APC di Truk Trailer

Kompas.com - 18/12/2021, 12:42 WIB
Pemasangan Alat Pemantul Cahaya saat Ramp check Dirjen Hubdat Budi Setiyadi di Pelabuhan Tanjung Priok DOK. DITJEN HUBDATPemasangan Alat Pemantul Cahaya saat Ramp check Dirjen Hubdat Budi Setiyadi di Pelabuhan Tanjung Priok

JAKARTA, KOMPAS.com - Kecelakaan mobil yang menabrak bagian belakang truk (tabrak belakang) memang kerap terjadi. Apalagi ketika kondisi jalan gelap, truk kadang tidak terlihat dan mengagetkan pengemudi.

Kejadian tabrak belakang karena truk yang tidak terlihat saat malam hari ini sebenarnya bisa dicegah jika Alat Pemantul Cahaya (APC) ditempel di belakang. Seperti namanya, APC merupakan stiker yang memantulkan cahaya dari kendaraan lain.

Efeknya, ketika pengemudi jadi bisa melihat truk dari kejauhan karena pantulan cahaya tersebut dan bisa menghindarinya. Namun sayangnya di lapangan, masih ada saja truk tanpa APC atau memakai APC yang tidak sesuai standar.

Baca juga: Pentingnya Blokir STNK Saat Kendaraan Sudah Dijual

Ramp check Dirjen Hubdat Budi Setiyadi di Pelabuhan Tanjung PriokDOK. DITJEN HUBDAT Ramp check Dirjen Hubdat Budi Setiyadi di Pelabuhan Tanjung Priok

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengadakan ramp check sekaligus kampanye keselamatan pemasangan APC bagi angkutan barang khususnya truk trailer di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Jumat (17/12/2021).

“Intinya saya sedang mengajak operator truk kontainer untuk meningkatkan aspek keselamatan dari kendaraan kontainer di Tanjung Priok. Saat ini sebetulnya semua (aspek keselamatan) sudah kami sentuh, yang pertama dan paling mudah yaitu pemasangan APC,” ucap Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi di Jakarta, Jumat (17/12/2021).

Menurutnya, saat ini banyak beredar APC yang tidak sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat No KP. 3996/AJ.502/DRJD/2019 tentang Pedoman Teknis Alat Pemantul Cahaya Pada Kendaraan Bermotor, Kereta Gandengan, dan Kereta Tempelan.

Baca juga: Yamaha Luncurkan NMAX 160 Versi Spider-Man: No Way Home

APC yang tidak sesuai standar punya kemampuan memantulkan cahaya yang rendah. Jadi ketika terkena cahaya, daya pantulnya tidak maksimal sehingga tetap membahayakan pengguna jalan lain.

“Pemasangan APC ini penting dan saya harapkan semua operator maupun pengemudi kontainer dapat melaksanakannya. Misalnya saat malam hari dan truk dalam keadaan berhenti di jalan, dapat langsung terlihat oleh kendaraan di belakangnya,” ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut, Budi juga memeriksa tata cara muat kontainer. Sayangnya di jalan raya, terdapat truk trailer yang tidak sesuai, seperti kepala truk engkel yang menarik trailer 40 feet, sehingga tidak kuat dan menyebabkan kecelakaan.

Pemasangan Alat Pemantul Cahaya saat Ramp check Dirjen Hubdat Budi Setiyadi di Pelabuhan Tanjung PriokDOK. DITJEN HUBDAT Pemasangan Alat Pemantul Cahaya saat Ramp check Dirjen Hubdat Budi Setiyadi di Pelabuhan Tanjung Priok

“Beberapa kasus yang terjadi, ada keluhan dari operator jalan tol karena jika ada kecelakaan truk kontainer maka dapat memakan waktu hingga beberapa jam untuk evakuasi. Hal ini tentu menghambat kelancaran lalu lintas,” kata dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.