Kompas.com - 10/12/2021, 11:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa daerah di Indonesia sudah memasuki musim hujan, baik dari intensitas rendah sampai  tinggi yang mengakibatkan banjir di ruas jalan raya.

Pada saat musim hujan seperti sekarang, perawatan terhadap kendaraan bermotor juga perlu diperhatikan. Hal ini untuk menjaga agar komponen kendaraan tetap terjaga dan terhindar dari kerusakan apalagi berkarat.

Baca juga: Tidur di Kabin Mobil Listrik Kondisi Menyala, Apakah Tetap Berbahaya?

Seperti yang diketahui, kandungan zat asam pada air hujan atau lumpur saat banjir bisa saja menempel pada bagian kendaraan dan mengurangi performanya. Tidak hanya untuk kendaraan roda dua, tetapi juga kendaraan roda empat butuh perawatan lebih intens ketika musim hujan dan banjir.

Didi Ahadi, Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor (TAM), mengatakan, saat memasuki musim hujan mobil sering terkena air hujan atau melewati genangan banjir sebaiknya segera dibilas menggunakan air tawar.

ilustrasi bersihkan kaca mobilKompas.com/Fathan Radityasani ilustrasi bersihkan kaca mobil

Hal ini bertujuan untuk mencegah kotoran menumpuk dan mengering sehingga nantinya akan lebih sulit untuk dibersihkan.

“Setelah digunakan saat hujan sebaiknya mobil segera dibilas menggunakan air tawar atau dicuci, agar kotoran tidak menempel di bodi mobil maupun kacanya,” kata Didi kepada Kompas.com belum lama ini.

Didi menambahkan, dengan rutin membilas setiap kali digunakan saat terkena hujan maka kotoran yang menempel akan lebih mudah dihilangkan karena kondisinya yang belum mengering.

Baca juga: Tes Menanjak Toyota All New Avanza FWD

“Tetapi jika dibiarkan sampai mengering kadang juga susah saat dibersihkan, selain itu juga bisa menyebabkan berkarat,” ucapnya.

Pembersihan pada bagian kaca mobil juga diperlukan sehabis terkena air hujan. Ketika mobil dikendarai dan kehujanan kemudian hujan reda atau cuaca kembali terik sebaiknya segera bersihkan sisa air yang menempel pada kaca.

Jamur kaca mobilFoto: Peugeot Jamur kaca mobil

Pasalnya, jika sisa air hujan dibiarkan tetap menempel bukan tidak mungkin akan menyebabkan bekas seperti jamur dan lebih sulit untuk dibersihkan.

“Kemudian jika ini mobil diparkir di luar ruangan sebaiknya ditutup menggunakan rain cover yang bisa melindunginya dari guyuran hujan,” katanya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh CEO XTO Car Care, Christopher Sebastian. Menurutnya, membilas mobil dengan air biasa setelah terkena hujan dapat melindungi mobil dari bahaya karat.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Ngebut Sesekali Bisa Jaga Performa Mesin Mobil?

“Sebaiknya setelah sampai di rumah mobil langsung dibilas menggunakan air biasa dan lap sampai benar-benar kering,” kata dia.

Tidak lupa, pada bagian kaca dan bodi mobil juga harus dikeringkan secara maksimal untuk menghindari timbulnya jamur pada bagian kaca.

"Potensi timbul jamur di kaca hingga ke bodi menjadi cukup besar. Tetapi, kalau sering dibilas potensi itu menjadi lebih kecil," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.