Jangan Kebiasaan Langsung Pindahkan Transmisi dari D ke P di Mobil Matik

Kompas.com - 07/12/2021, 13:41 WIB
Ilustrasi penggunaan transmisi otomatis di mobil penumpang http://www.shelleysprecisionauto.com/Ilustrasi penggunaan transmisi otomatis di mobil penumpang

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat mobil berhenti cukup lama atau di posisi parkir, pengemudi mobil dengan transmisi matik atau otomatis biasanya akan langsung memindahkan tuas transmisi dari D (drive) ke P (parking).

Begitu juga saat mobil hendak jalan, dari posisi P langsung dipindahkan ke D. Sehingga tak sedikit pemilik kendaraan yang merasakan hentakan dan suara keras dari transmisi.

Padahal, proses tersebut sebetulnya kurang tepat dan pada akhirnya bisa memengaruhi umur sistem transmisi.

Baca juga: Melintasi Persimpangan, Jangan Asal Tancap Gas

Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi mengatakan, kebiasan buruk tersebut memang dapat memengaruhi umur transmisi. Namun yang paling penting adalah mobil harus dalam keadaan berhenti sebelum pemindahan tuas dari D ke P.

“Dari D bisa dipindahkan ke N untuk menghilangkan torsi dari mesin (posisi kaki menginjak rem), lalu rem tangan dan pindah ke posisi P sehingga gigi pawl locking tidak terlalu berat karena menahan beban kendaraan,” ucap Didi saat dihubungi Kompas.com, Selasa (7/12/2021).

Transmisi Otomatis XpanderStanly/KompasOtomotif Transmisi Otomatis Xpander

Perlu diketahui, saat kendaraan berada di posisi P, transmisi dalam keadaan terkunci akibat aktifnya pengunci transmisi.

Pengunci transmisi memiliki ukuran fisik cukup kecil, untuk ukurannya berbeda-beda pada setiap kendaraan, ada yang hanya memiliki panjang sekitar 1 hingga 2,5 cm dengan diameter 3 cm. Bisa bayangkan saat pengunci tersebut aktif, dengan ukurannya sekecil itu harus menahan bobot kendaraan yang besar.

Baca juga: Mulai Musim Hujan, Begini Antisipasi Mengurangi Kecelakaan di Jalan Tol

Maka dari itu, agar komponen tersebut tidak cepat aus, saat kendaraan berhenti pengemudi sebaiknya memindahkan tuas dari posisi D ke N (netral) terlebih dahulu.

Setelah itu baru menarik rem tangan hingga dan lepas kaki dari pedal rem. Baru menarik tuas transmisi ke posisi P.

“Karena kalau dari posisi D ke P langsung, kemudian aktifkan rem tangan, pada saat kaki melepas pedal rem ada potensi mobil akan maju atau mundur sedikit (tergantung seberapa rata permukaan saat parkir), sehingga pawl lock berat bebannya dalam menahan kendaraan,” ucap Didi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.