Operasi Zebra Candi di Solo, Fokus Turunkan Angka Kecelakaan

Kompas.com - 15/11/2021, 06:42 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Satlantas Polresta Solo, Jawa Tengah akan menyelenggarakan Operasi Zebra Candi yang akan dimulai 15-28 November 2021.

Dalam keterangannya, Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Adhytiawarman Gautama Putra mengatakan, salah satu fokus penyelenggaraan operasi adalah menurunkan angka kecelakaan.

Baca juga: Harga Lebih Mahal, Mampukah Xpander Bersaing Lawan Avanza?

“Jangan sampai kecelakaan meningkat. Apalagi ini musim hujan. Kami berupaya menekan angka kecelakaan. Patroli akan terus dilakukan,” kata Adhyt dalam keterangan resmi, Jumat (12/11/2021).

Adhyt menjelaskan, dalam operasi yang akan dilakukan petugas akan memberikan edukasi hingga peneguran jika pengguna jalan melakukan pelanggaran lalu lintas. Terutama untuk pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lau lintas.

Petugas Satlantas Polresta Kediri memeriksa kelengkapan surat kendaraan bermotor saat Operasi Zebra Semeru 2019 di Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (23/10/2019). Operasi selama 14 hari dengan melibatkan sebanyak 3.261 personil kepolisian di jajaran Polda Jawa Timur tersebut bertujuan menegakkan hukum pelanggar lalu lintas guna menekan angka kecelakaan.ANTARA FOTO/PRASETIA FAUZANI Petugas Satlantas Polresta Kediri memeriksa kelengkapan surat kendaraan bermotor saat Operasi Zebra Semeru 2019 di Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (23/10/2019). Operasi selama 14 hari dengan melibatkan sebanyak 3.261 personil kepolisian di jajaran Polda Jawa Timur tersebut bertujuan menegakkan hukum pelanggar lalu lintas guna menekan angka kecelakaan.

“Diberhentikan bukan berarti menilang. Memberi edukasi atau teguran. Titik berat bukan penilangan dalam operasi ini,” kata dia.

Pengetatan operasi dan patroli juga akan difokuskan di beberapa area black spot atau daerah rawan kecelakaan di wilayah Kota Solo, diantaranya Jalan Ir Sutami dan Jalan A. Yani.

Baca juga: Supir Truk Tertabrak Saat Ganti Ban, Ingat Prosedur Aman Berhenti di Jalan Tol

“Selama operasi zebra kami akan lebih banyak melakukan pemantauan di persimpangan jalan kemudian black spot. Sehari bisa lima kali patroli. Kami akan lebih banyak di jalan,” jelasnya.

Fokus operasi lainnya yakni penegakkan hukum dan tilang terhadap kendaran yang menggunakan kenalpot brong dan juga pengguna jalan yang melakukan balap liar di Solo.

Polisi merazia pengemudi mobil di Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat dalam rangka Operasi Patuh Jaya 2020.Dok. Polres Metro Depok Polisi merazia pengemudi mobil di Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat dalam rangka Operasi Patuh Jaya 2020.

"Solo ini menjadi semacam destinasi bagi orang-orang yang mau mencoba motor untuk balap liar. Bahkan, yang melakukan kebanyakan dari luar Solo," tandasnya.

Baca juga: Toyota Tawarkan Cicilan Ringan All New Avanza dan Veloz

Adhyt mengimbau kepada seluruh pengguna kendaraan di wilayah Kota Solo untuk selalu mentaati aturan lalu lintas serta berhati-hari dalam berkendara. Mentaati aturan lalu lintas bukan hanya ketika ada petugas yang berjaga, namun ditujukan untuk menjaga keselamatan berkendara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.