Penjualan Mobil Tahun Ini Diprediksi Capai 850.000 Unit

Kompas.com - 11/11/2021, 12:13 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartato mengunjungi booth Hyundai di GIIAS 2021 Ruly Kurniawan/Kompas.comMenko Perekonomian Airlangga Hartato mengunjungi booth Hyundai di GIIAS 2021

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meyakini bila target penjualan mobil tahun ini mampu dicapai bahkan dilampaui.

Hal ini seiring dengan perkembangan atas tingkat perekonomian dan keseharan yang tengah bergerak positif usai terdampak pandemi Covid-19 setahun belakangan.

"Dari segi sektor otomotif dilaporkan tahun kemarin angka total penjualan 530.000 unit. Tahun ini bisa mencapai 850.000, unit" katanya saat membuka Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 di ICE, Tangerang, Kamis (11/11/2021).

Baca juga: Menko Airlangga Hartarto Resmi Buka GIIAS 2021

Dari jumlah tersebut, angka ekspor diprediksi dapat mencapai 300.000 unit. Adapun sejauh ini, realisasi penjualan mobil sudah mencapai sekitar 650.000 unit.

Airlangga menerangkan pencapaian ini tidak lepas dari insentif fiskal berupa pajak penjualan barang mewah (PPnBM) ditanggung pemerintah yang berlaku hingga Desember 2021.

Anggaran untuk insentif tersebut sebelumnya telah ditetapkan sebesar Rp 2,27 triliun dengan realisasi sebesar Rp 1,37 triliun yang dinikmati oleh enam pabrikan kendaraan bermotor.

Suasana kunjungan Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menperin Agus Gumiwang pada GIIAS 2021 yang digelar masih dalam suasana pandemi, Kamis (11/11/2021).KOMPAS.com/Stanley Ravel Suasana kunjungan Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menperin Agus Gumiwang pada GIIAS 2021 yang digelar masih dalam suasana pandemi, Kamis (11/11/2021).

Faktor pendukung lain yakni penerapan kebijakan Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) oleh Kementerian Perindustrian yang dinilai mampu mengerek utilisasi kapasitas produksi meski di tengah pandemi.

Baca juga: Presiden Jokowi Batal Meresmikan Pameran Otomotif GIIAS 2021

Hasilnya tercermin dari raihan purchasing managers index (PMI) manufaktur Indonesia yang mencapai angka rekor 57,2 pada Oktober 2021.

Dengan sejumlah indikator itu, Airlangga optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV dapat menembus 5 persen, sehingga menghasilkan angka kumulatif di atas 4 persen tahun ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.