Kompas.com - 09/11/2021, 08:12 WIB
Menerjang banjir punya konsekuensi besar. KRISTIANTO PURNOMOMenerjang banjir punya konsekuensi besar.

JAKARTA, KOMPAS.com - Musim hujan mulai melanda DKI Jakarta dan sekitarnya. Beberapa ruas jalan pun tergenang karena hujan yang deras terjadi selama beberapa menit.

Bagi pengemudi mobil, tentu menyetir ketika hujan bukan menjadi masalah. Bahkan ada yang santai saja saat melewati genangan air di jalan raya.

Sebagai pengguna mobil, perlu diketahui berapa batas aman mobil bisa melalui jalanan yang tergenang. Didi Ahadi, Dealer Technical Support Department Head PT Toyota Astra Motor (TAM) mengatakan, batas mobil melintas di genangan air adalah di bawah bodi kendaraan.

Baca juga: Mitsubishi Luncurkan Xpander Terbaru, Berapa Harganya?

Sejumlah pengemudi mobil menerjang banjir yang melanda diwilayah Bayat, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (28/11/2017). Akibat intensitas curah hujan tinggi dampak dari cuaca ekstrem Siklon Cempaka yang melanda kawasan pulau Jawa tersebut menyebabkan sejumlah titik wilayah Cawas dan Bayat, Kabupaten Klaten terendam banjir.ANTARA FOTO/ALOYSIUS JAROT NUGRO Sejumlah pengemudi mobil menerjang banjir yang melanda diwilayah Bayat, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (28/11/2017). Akibat intensitas curah hujan tinggi dampak dari cuaca ekstrem Siklon Cempaka yang melanda kawasan pulau Jawa tersebut menyebabkan sejumlah titik wilayah Cawas dan Bayat, Kabupaten Klaten terendam banjir.

"Jika ada genangan air yang cukup tinggi baiknya dihindari dengan cari jalan lain, karena ada potensi air masuk ke filter udara serta terbawa hingga ruang mesin. Itu bisa terjadi water hammer," katanya kepada Kompas.com belum lama ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Begitu juga yang dikatakan Service Parts Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Anjar Rosjadi. Sehingga, pengemudi harus memprediksi, seberapa tinggi genangan air yang mau diterobos.

"Saat akan melewati genangan air, paling utama itu harus mengetahui dulu posisi air intake mobil ada di mana dan seberapa tinggi," ujar Anjar.

Baca juga: Valentino Rossi Puas Raih Poin pada MotoGP Algarve

Selain posisi intake, batas aman mobil bisa melewati genangan air juga bisa dilihat berdasarkan rodanya. Jika air merendam seluruh bagian roda, lebih baik cari jalan lain, jangan diterobos.

“Minimal hanya 3/4 saja, cara mengeceknya bisa dengan melihat kendaraan lain yang melintas lebih dulu, bila ternyata sampai menutupi semua roda, lebih baik putar balik cari jalan lain,” kata dia.

Sebenarnya, saat roda terendam setengah saja bisa berisiko, pasalnya air itu saat dilintasi akan muncul gelombang. Sehingga, ketinggian air bisa naik saat terkena gelombang dan bisa saja air masuk ke intake atau saluran udara ke pembakaran.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.