Minum Kopi Bukan Obat Hilangkan Kantuk Saat Mengemudi

Kompas.com - 05/11/2021, 16:05 WIB
Kondisi kendaraan yang ditumpangi keluarga Vanessa Angel, setelah mengalami kecelakaan tunggal di (Km) 672+300 jalur A ruas Tol Jombang arah Mojokerto. KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍKondisi kendaraan yang ditumpangi keluarga Vanessa Angel, setelah mengalami kecelakaan tunggal di (Km) 672+300 jalur A ruas Tol Jombang arah Mojokerto.

JAKARTA, KOMPAS.comKecelakaan maut karena sopir yang diduga mengantuk kembali terjadi, Kamis (4/11/2021). Terdapat dua korban meninggal dan tiga korban lainnya mengalami luka-luka.

Kejadian kecelakaan diketahui saat siang hari, kondisi jalan sepi dengan cuaca yang cerah. Pengemudi diduga mengantuk sehingga mobil menabrak tembok beton yang ada di sisi kiri jalan.

Sebenarnya sepanjang jalan tol terdapat beberapa titik rest area untuk pengemudi beristirahat. Kadang ketika pengemudi merasa mengantuk, kerap mengantisipasinya dengan meminum kopi lalu kembali melanjutkan perjalanan.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Tunggal Mobil Vanessa Angel

Ilustrasi berkendara saat ngantuk dan lelahhuffingtonpost.com Ilustrasi berkendara saat ngantuk dan lelah

Banyak yang beranggapan kalau meneguk kopi, kantuk seketika hilang. Padahal, kerja kopi yang membuat badan segar tidak langsung bekerja, butuh beberapa menit untuk bereaksi.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, pada dasarnya, kopi mengandung kafein yang bisa menyegarkan fisik, tapi itu hanya sementara.

Baca juga: Ini Efek Buruk akibat Tidak Pakai Sabuk Pengaman

“Kantuk memang hilang sementara, karena tubuh kembali segar hanya dengan cara istirahat atau tidur. Tidak boleh mengandalkan kopi untuk tetap terjaga selama mengemudi,” ucap Sony kepada Kompas.com, Jumat (5/11/2021).

Sony menyarankan, setelah pengemudi minum kopi di rest area, lanjutkan dengan tidur selama 45 menit. Sehingga ketika terbangun, pengemudi jadi lebih segar karena sudah tidur dan minum kopi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.