Jadi Korban Kecelakaan, Ini Cara Klaim Asuransi Jasa Raharja

Kompas.com - 05/11/2021, 13:21 WIB
Kondisi kendaraan yang ditumpangi keluarga Vanessa Angel, setelah mengalami kecelakaan tunggal di (Km) 672+300 jalur A ruas Tol Jombang arah Mojokerto. KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍKondisi kendaraan yang ditumpangi keluarga Vanessa Angel, setelah mengalami kecelakaan tunggal di (Km) 672+300 jalur A ruas Tol Jombang arah Mojokerto.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan bermotor masih kerap terjadi di Indonesia. Terkhusus, untuk moda transportasi darat atau mobil pribadi.

Untuk itu, PT Jasa Raharja (Persero) mengelola asuransi untuk seluruh pengguna jalan, penumpang angkutan umum, penumpang kendaraan pribadi, sampai pejalan kaki.

Pungutan biaya asuransinya melalui instrumen Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLAJ) yang dibayar pemilik kendaraan saat melakukan pembayaran pajak kendaraan tiap tahun.

Baca juga: Belajar dari Kecelakaan Vanessa Angel, Penumpang Mobil Wajib Pakai Sabuk Pengaman

Sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi B-1236-SIW terbalik di Jalan JORR TB Simatupang KM 21, Cilandak, Jakarta pada Kamis (1/10/2020) pagi.Dok. Istimewa Sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi B-1236-SIW terbalik di Jalan JORR TB Simatupang KM 21, Cilandak, Jakarta pada Kamis (1/10/2020) pagi.

Melansir laman perseroan, hanya saja terdapat kriteria korban kecelakaan yang dilindungi oleh Jasa Raharja.

Beberapa di antaranya, penumpang sah di kendaraan umum, tidak sedang melakukan kejahatan dan mabuk, hingga tidak dalam lomba kecepatan atau balapan.

Untuk mendapatkan santunan yang dimaksud, korban atau keluarga korban harus melakukan klaim asuransi kepada Jasa Raharja dengan langkah sebagai berikut:

1. Meminta surat keterangan kecelakaan dari unit lakalantas Polres setempat atau instansi yang berwenang, antara lain PT KAI (untuk kereta api) dan Syah Bandar (untuk kapal laut)

2. Membawa surat keterangan kesehatan atau kematian dari rumah sakit.

3. Membawa identitas pribadi korban, seperti KTP, KK, surat nikah (fotokopi dan asli).

4. Mendatangi kantor Jasa Raharja untuk mengisi formulir pengajuan santunan, formulir keterangan singkat kecelakaan, formulir kesehatan korban, serta keterangan ahli waris jika korban meninggal dunia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.