Gabungkan Bukti Lulus Uji Emisi dengan STNK

Kompas.com - 30/10/2021, 15:02 WIB
Rincian biaya uji emisi mobil atau biaya uji emisi mobil Jakarta (harga uji emisi mobil). MMKSIRincian biaya uji emisi mobil atau biaya uji emisi mobil Jakarta (harga uji emisi mobil).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengetatkan aturan mengenai uji emisi kendaraan bermotor di wilayah Ibu Kota. Mulai 13 November mendatang, pihak kepolisian akan menilang kendaraan yang tak lulus uji emisi.

Aturan tentang uji emisi dilakukan untuk mendukung implementasi dari Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Nomor 66 Tahun 2020 untuk menciptakan langit biru Jakarta.

Uji emisi kendaraan bermotor wajib dilakukan baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Aturan uji emisi diwajibkan bagi seluruh kendaraan yang berusia lebih dari tiga tahun.

Baca juga: Korlantas Polri Jelaskan Aplikasi Samsat Digital Nasional yang Hilang dari Playstore

Bagi kendaraan yang mengabaikan kebijakan ini, akan dikenakan sanksi berupa tilang sebesar Rp 250.000 untuk sepeda motor dan Rp 500.000 bagi mobil.

Uji Emisi Kendaraan Bermotor di Kantor DLH JakartaKOMPAS.COM/STANLY RAVEL Uji Emisi Kendaraan Bermotor di Kantor DLH Jakarta

Petugas kepolisian bisa melakukan pengecekan melalui aplikasi e-uji emisi dan memasukkan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) alias nomor polisi kendaraan terkait. Nantinya akan muncul keterangan apakah kendaraan tersebut sudah lulus uji emisi atau belum.

Meski begitu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto menjelaskan bahwa ada kemungkinan polisi yang bertugas akan meminta bukti lulus uji emisi dari pemilik kendaraan.

Baca juga: Petronas Yamaha Mengaku Terpaksa Rekrut Dovizioso

"Setiap kendaraan yang sudah lulus uji emisi akan diberikan bukti lulus uji emisi, dan pada saat ada pemeriksaan oleh pihak kepolisian bisa menunjukkan bukti tersebut," ucap Asep, mengutip Kompas.com, Sabtu (30/10/2021).

Asep menyarankan agar bukti lulus uji emisi tersebut disatukan dengan STNK kendaraan agar tidak terlupa untuk dibawa. Hal tersebut jadi salah satu langkah berjaga-jaga agar tidak kerepotan jika diminta untuk menunjukan bukti tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.