Demi Brio, Honda Sempat Setop Produksi Mobilio Bulan Lalu

Kompas.com - 30/10/2021, 13:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dampak kelangkaan semikonduktor membuat PT Honda Prospect Motor (HPM) harus melakukan stategi dalam hal produksi. Salah satunya mengorbankan produk yang secara permintaan tak begitu tinggi.

Hal tersebut yang dilakukan untuk model Mobilio. Demi memprioritaskan Brio yang memiliki permintaan tinggi, maka MPV murah yang selama ini jadi rival bagi Avanza-Xenia sempat tak diproduksi.

Tak heran bila melihat dari data pada September 2021 lalu, Honda sama sekali tak memproduksi Mobilio. Meski secara retail masih mencatat penjualan 217 unit, tapi dari wholesales atau pabrik ke diler, hanya satu unit.

Baca juga: Penampakan Model Baru Honda yang Bakal World Premier di GIIAS

Honda Brio RSKOMPAS.com / Gilang Honda Brio RS

Kondisi tersebut pun diakui Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM Yusak Billy. Menurut dia, lantaran Brio menjadi tulang punggung sampai saat ini, maka dilakukan langkah prioritas produksi untuk memenuhi permintaan pasar.

"Semikonduktor kami masalah pada Brio Series, jadi ada Brio, BR-V, dan Mobilio. Karena Brio memiliki kontribusi terbesar, kami fokus pada produksi dengan kontribusi yang besar dulu," ucap Bily kepada media usai seremoni peluncuran kedua sedan anyarnya secara virtual, Kamis (28/10/2021).

"Jadi mohon maaf, bulan lalu (September) kami memang memberi prioritas Honda Brio untuk diproduksi," lanjutnya.

Secara kontribusi, Billy mengatakan Brio menyumbang 50 peren dari total penjualan Honda di Indonesia. Sebab itu, wajar bila city car tersebut jadi prioritas.

Baca juga: Toyota Luncurkan All New Camry Hybrid, Harga Lebih Murah

Namun demikian, Billy menegaskan saat ini produksi Mobilio sudah kembali berjalan. Walau secara imbas masih ada, tapi supliernya sudah melakukan langkah optimal agar kebutuhan semikonduktor bisa terpenuhi.

Honda Mobilio 2019 Honda Mobilio 2019

"Bulan lalu sempat tak diproduksi, dan bulan ini sudah mulai lagi, tak perlu khwatir karena pemasok semikonduktor sudah mencoba sekuat tenaga memenuhi kekeurangan yang terjadi di bulan sebelumnya. Pemasok juga mulai recovery meski belum 100 persen, dan kami terus monitor perkembangannya," ucap Billy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.