Pelat Nomor Kendaraan Hilang atau Rusak, Ini Syarat dan Biaya Bikin Baru

Kompas.com - 29/10/2021, 15:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap pengendara diwajibkan memasang tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) di bagian depan dan belakang kendaraannya yang terlihat secara kasat mata.

Seperti aturan yang telah dituliskan dalam Peraturan Kapolri nomor 7 tahun 2021 tentang registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor pasal 5, setiap kendaraan yang diregristrasi akan diberikan bukti registrasi berupa BPKB, STNK, dan TNKB.

Baca juga: Belajar dari Kasus Truk Tabrak Anggota Patwal di Tol Cikampek

Nomor registrasi kendaraan bermotor (NRKB) terdiri atas kode wilayah/kode registrasi. nomor urut registrasi, dan seri huruf.

TNKB berfungsi sebagai identifikasi kendaraan bahwa sudah legal secara hukum untuk beroperasi di jalan raya. Namun bagaimana jika terjadi suatu hal yang mengakibatkan TNKB atau pelat nomor hilang atau rusak?

Dalam pasal 60 Peraturan Kapolri nomor 7 tahun 2021 dijelaskan, bagi pemilik kendaraan yang TNKB nya hilang atau rusak dapat mengajukan permohonan penggantian di kantor samsat daerah.

Sebuah mobil yang ditindak polisi pada Kamis (26/7/2018). Dari foto, terlihat mobil yang ditindak menggunakan dua pelat nomor, masing-masing B 2276 TZA dan B 2279 TZA. Tujuannya untuk mengakali peraturan ganjil genap.Instagram/TMC Polda Metro Jaya Sebuah mobil yang ditindak polisi pada Kamis (26/7/2018). Dari foto, terlihat mobil yang ditindak menggunakan dua pelat nomor, masing-masing B 2276 TZA dan B 2279 TZA. Tujuannya untuk mengakali peraturan ganjil genap.

Penggantian TNKB karena hilang harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

a. mengisi formulir permohonan;
b. melampirkan:

  1. Tanda bukti identitas sebagaimana dimaksud dalam Pasal l0 ayat (6);
  2. surat kuasa bermeterai cukup dan fotokopi Kartu Tanda Penduduk yang diberi kuasa bagi yang diwakilkan;
  3. STNK;
  4. Surat Tanda Penerimaan Laporan dari Polri;
  5. tanda bukti pembayaran penerimaan negara bukan pajak.

Baca juga: Honda City Sedan Resmi Mengaspal di Indonesia, Rp 300 Jutaan

Sedangkan untuk syarat penggantian TNKB karena rusak antara lain:

a. mengisi formulir permohonan;
b. melampirkan:

  1. Tanda bukti identitas sebagaimana dimaksud dalam Pasal lO ayat (6);
  2. surat kuasa bermeterai cukup dan fotokopi kartu tanda penduduk yang diberi kuasa bagi yang diwakilkan;
  3. STNK;
  4. TNKB yang rusak; dan
  5. Tanda bukti pembayaran penerimaan negara bukan pajak.

Suasana Kantor Samsat Kota Yogyakarta pada Kamis (28/5/2020). 
Suasana Kantor Samsat Kota Yogyakarta pada Kamis (28/5/2020).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.