ARRC 2021 Batal Digelar karena Ketatnya Larangan Bepergian

Kompas.com - 24/10/2021, 09:41 WIB
Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Awhin Sanjaya (2 dari kanan), berusaha mengejar pebalap Thailand, Muklada Sarapuech (nomor motor 44) dalam Race 1 Asia Road Racing Championship (ARRC) 2019 kelas Asia Production (AP) 250cc di Sirkuit Chang Internasional, Buriram, Thailand, Sabtu (30/11/2019). Race 1 ini dimenangi Andy Muhammad Fadly (kiri), disusul Awhin dan Muklada. AHRTPebalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Awhin Sanjaya (2 dari kanan), berusaha mengejar pebalap Thailand, Muklada Sarapuech (nomor motor 44) dalam Race 1 Asia Road Racing Championship (ARRC) 2019 kelas Asia Production (AP) 250cc di Sirkuit Chang Internasional, Buriram, Thailand, Sabtu (30/11/2019). Race 1 ini dimenangi Andy Muhammad Fadly (kiri), disusul Awhin dan Muklada.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ajang balap World Superbike (WorldSBK) dan MotoGP tetap digelar di tengah pandemi. Namun, untuk Asia Road Racing Championship (ARRC) harus kembali mengalami pembatalan.

Terlepas dari sudah dilakukannya vaksinasi dan menurunnya kasus Covid-19, tapi beberapa negara masih memberlakukan larangan bepergian di 2021. Kondisi ini berdampak juga pada ARRC.

Baca juga: Kawasaki Ninja 250 4-Silinder Disiapkan untuk ARRC

Setelah berbulan-bulan penundaan dan pembatalan, FIM ARRC akhirnya resmi ditiadakan untuk musim 2021 ini. ARRC sendiri terdiri dari beberapa kelas balap, seperti Asia Superbike 1000, Supersport 600, Asia Production 250, dan Underbone 150.

Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Irfan Ardiansyah, berpeluang meraih gelar juara Asia Road Racing Championship (ARRC) 2019 kelas Asia Production (AP) 250.AHRT Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Irfan Ardiansyah, berpeluang meraih gelar juara Asia Road Racing Championship (ARRC) 2019 kelas Asia Production (AP) 250.

ARRC sudah ditunda sejak Juni 2021 dengan total enam seri musim ini. Dua seri di Malausia, satu seri di China, satu seri di Australia, dan dua seri di Thailand.

Direktur Two Wheels Motor Racing Ron Hogg, mengatakan, pembatasan di antara negara-negara Asia lebih ketat dibandingkan dengan kawasan lain seperti Eropa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pebalap AHRT Raih Podium di Seri Perdana ARRC 2019

“Menyatukan grid akan menjadi urusan yang sangat mahal, terutama dengan prosedur karantina yang diperlukan ketika tim pulang ke negara masing-masing," ujar Ron, dikutip dari Rideapart.com, Minggu (24/10/2021).

Pebalap AHRT di ajang ARRC 2018.ISTIMEWA Pebalap AHRT di ajang ARRC 2018.

Sayangnya, seri pertama Malaysia ditunda tanpa batas waktu karena Covid-19. Sementara ARRC, langsung membatalkan balapan China dan Australia karena pembatasan perjalanan. Dengan empat seri, tidak masuk akal untuk maju dengan dua seri terakhir yang diselenggarakan di Thailand.

Sekarang penyelenggara balapan telah membatalkan musim 2021 yang tidak dapat diselamatkan dan dapat fokus pada kalender 2022 mendatang.

"FIM Asia mendukung keputusan FIM Asia Road Racing Championship untuk membatalkan musim 2021. Saya sama kecewanya dengan orang lain tentang keputusan yang tak terhindarkan ini. Namun, mari kita nantikan tahun yang hebat di 2022,” kata Presiden FIM Asia Stephan Carapiet.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.