Salin Artikel

ARRC 2021 Batal Digelar karena Ketatnya Larangan Bepergian

JAKARTA, KOMPAS.com - Ajang balap World Superbike (WorldSBK) dan MotoGP tetap digelar di tengah pandemi. Namun, untuk Asia Road Racing Championship (ARRC) harus kembali mengalami pembatalan.

Terlepas dari sudah dilakukannya vaksinasi dan menurunnya kasus Covid-19, tapi beberapa negara masih memberlakukan larangan bepergian di 2021. Kondisi ini berdampak juga pada ARRC.

Setelah berbulan-bulan penundaan dan pembatalan, FIM ARRC akhirnya resmi ditiadakan untuk musim 2021 ini. ARRC sendiri terdiri dari beberapa kelas balap, seperti Asia Superbike 1000, Supersport 600, Asia Production 250, dan Underbone 150.

ARRC sudah ditunda sejak Juni 2021 dengan total enam seri musim ini. Dua seri di Malausia, satu seri di China, satu seri di Australia, dan dua seri di Thailand.

Direktur Two Wheels Motor Racing Ron Hogg, mengatakan, pembatasan di antara negara-negara Asia lebih ketat dibandingkan dengan kawasan lain seperti Eropa.

“Menyatukan grid akan menjadi urusan yang sangat mahal, terutama dengan prosedur karantina yang diperlukan ketika tim pulang ke negara masing-masing," ujar Ron, dikutip dari Rideapart.com, Minggu (24/10/2021).

Sayangnya, seri pertama Malaysia ditunda tanpa batas waktu karena Covid-19. Sementara ARRC, langsung membatalkan balapan China dan Australia karena pembatasan perjalanan. Dengan empat seri, tidak masuk akal untuk maju dengan dua seri terakhir yang diselenggarakan di Thailand.

Sekarang penyelenggara balapan telah membatalkan musim 2021 yang tidak dapat diselamatkan dan dapat fokus pada kalender 2022 mendatang.

"FIM Asia mendukung keputusan FIM Asia Road Racing Championship untuk membatalkan musim 2021. Saya sama kecewanya dengan orang lain tentang keputusan yang tak terhindarkan ini. Namun, mari kita nantikan tahun yang hebat di 2022,” kata Presiden FIM Asia Stephan Carapiet.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/10/24/094100815/arrc-2021-batal-digelar-karena-ketatnya-larangan-bepergian

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.