Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arus Balik dari Surabaya ke Jakarta, Saldo E-toll Minimal Rp 1 Juta

Kompas.com - 05/04/2025, 07:02 WIB
Dio Dananjaya,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Demi kelancaran perjalanan arus balik Idulfitri 1446H, Jasa Marga mengimbau masyarakat untuk memastikan kesiapan perjalanan jarak jauh dan ketersediaan saldo E-toll.

Terutama dari arah Surabaya dan Semarang menuju Jakarta yang nantinya akan melakukan transaksi di GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Dari Semarang menuju Jakarta, untuk kendaraan golongan 1 agar menyiapkan e-toll dengan saldo minimal sebesar Rp 500.000.

Baca juga: Muncul Narasi Motor Injeksi Banyak Rusak Usai Isi BBM Pertamax

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk (@official.jasamarga)

Sedangkan untuk pengguna jalan dari Surabaya menuju Jakarta, untuk kendaraan golongan 1 agar menyiapkan e-toll dengan saldo minimal sebesar Rp 1.000.000.

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana mengatakan, kurangnya saldo e-toll pada saat transaksi di gardu tol akan mengakibatkan waktu penundaan yang cukup signifikan.

“Dengan adanya waktu penundaan di gerbang tol tersebut, yang semula dalam 1 menit bisa melayani transaksi hingga lima kendaraan, jika pengguna jalan melakukan top up di gardu tol, maka dalam waktu 1 menit hanya bisa melayani satu kendaraan saja,” ujar Lisye, dalam keterangan resmi, Jumat (4/4/2025).

Baca juga: Kecelakaan, Gran Max Habis Dipereteli Warga Tersisa Bodi dan Rangka

“Estimasi waktu tersebut jika diaplikasikan pada ribuan kendaraan yang melalui GT Cikampek Utama, maka akan sangat merugikan pengguna jalan,” kata dia.

Oleh sebab itu, Jasa Marga meminta kerja sama dari pengguna jalan, agar mengecek kecukupan saldo e-toll sebelum bertransaksi di Gerbang Tol agar perjalanan arus balik semakin aman dan nyaman.

“Pengguna jalan dapat mengisi saldo e-toll melalui aplikasi mobile banking sesuai bank penerbit, melalui aplikasi Travoy, minimarket hingga top up saldo e-toll di rest area,” ucap Lisye.

Baca juga: Penurunan Arus Mudik Lebaran 2025: Analisis Data dan Penyebabnya

Lisye juga mengingatkan kepada pengguna jalan khususnya yang melakukan perjalanan di Jalan Tol Trans Jawa dengan sistem transaksi tertutup (tarif sesuai jarak), hanya bisa menggunakan e-toll yang sama saat tap in dan tap out.

Sehingga saat saldo kurang tidak diperbolehkan meminjam e-toll pengguna jalan lainnya. Untuk itu, pastikan kecukupan saldo e-toll untuk menghindari antrean di gerbang tol.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Komentar
duhh jgn baliklah ,jkt dah penuh


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
[FULL] Pernyataan Hasto Kristiyanto Usai Eksepsinya Ditolak Hakim
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau