Hindarai Kecelakaan, Ini Pentingnya Inspeksi Awal Sistem Pengereman Truk

Kompas.com - 23/10/2021, 14:42 WIB
Petugas kepolisian lalu lintas Polres Rokan Hulu melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dengan truk fuso, di Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Jumat (22/10/2021). Dok. Polres RohulPetugas kepolisian lalu lintas Polres Rokan Hulu melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dengan truk fuso, di Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Jumat (22/10/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kecelakaan lalu lintas akhir-akhir ini sering dialami oleh kendaraan niaga seperti truk ataupun kontainer. Salah satu faktor penyebabnya yakni adanya masalah dalam sistem pengereman.

Oleh karenanya, inspeksi awal atau pengecekan awal terhadap komponen terutama sistem pengereman perlu dilakukan oleh pengemudi truk. Hal ini dilakukan untuk menghindari kesalahan fungsi komponen vital terutama sistem pengereman.

Baca juga: Resmi, Mulai Senin Ganjil Genap Jakarta Diperluas Jadi 13 Titik

Senior Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Ahmad Wildan mengatakan, pengecekan awal pada sistem pengereman sebelum berangkat mengemudi sangatlah penting.

Pada materi yang dibagikan Wildan, Sabtu (23/10/2021), ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan untuk inspeksi harian kendaraan besar.

Sebelum mulai melakukan pengecekan, pastikan truk diparkir di tempat yang aman dengan kontur datar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pastikan pula mesin sudah dalam keadaan mati, kunci kontak pada posisi off, transmisi netral. Aktifkan rem parkir dan ganjal ban untuk berjaga-jaga.

Truk tronton terguling dan menutup badan jalan usai terlibat tabrakan beruntun di ruas jalur Gekbrong, Cianjur, Jawa Barat, Selasa (28/9/2021). Dalam kecelakaan tersebut dua orang tewas dan lainnya luka-luka.KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN Truk tronton terguling dan menutup badan jalan usai terlibat tabrakan beruntun di ruas jalur Gekbrong, Cianjur, Jawa Barat, Selasa (28/9/2021). Dalam kecelakaan tersebut dua orang tewas dan lainnya luka-luka.

Jika truk menggunakan sistem rem Vacuum Servo Brake, maka pastikan minyak rem tidak merembes dan terisi sesuai batas.

Ganti minyak rem secara berkala dan hindari mencampurkan minyak rem yang spesifikasinya berbeda. Selain itu jangan lupa periksa selang minyak rem serta master rem dalam kondisi prima.

Baca juga: Stoner Ungkap Alasan Sebenarnya Pensiun dari MotoGP

Menilik bagian kolong truk, sistem pengereman yang sehat tidak ada tetesan minyak rem. Lihat kampas rem dan pastikan dalam kondisi baik. Cakram rem serta tromol pun dalam kondisi prima.

Cara mengecek rem yang menggunakan Vacuum Servo Brake, posisikan kontak pada posisi on dan pastikan lampu indikator vakum tidak menyala. Hal ini menunjukkan tidak adanya kebocoran rem atau rem tidak diinjak-injak saat mesin mati.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.