Ada Regulasi Baru Pajak Emisi, Belum Pengaruhi Harga Mobil Honda

Kompas.com - 19/10/2021, 08:22 WIB
Honda di IIMS Hybrid 2021 KOMPAS.COM/STANLY RAVELHonda di IIMS Hybrid 2021

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Honda Prospect Motor (HPM) belum melakukan penyesuaian kembali pada harga jual seluruh produk otomotif yang dipasarkan di dalam negeri meskipun aturan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) emisi berlaku 16 Oktober 2021.

Dijelaskan Yusak Billy, Business Innovation and Marketing & Sales Director PT HPM, hal tersebut karena berdasarkan aturan baru yang tercantum dalam PP 73/2019, pengenaan tarif PPnBM-nya sama saja.

"Kami tentu mengikuti regulasi berlaku. Tetapi memang untuk seluruh model CKD di bawah 1.500 cc tidak mengalami perubahan harga karena mendapat relaksasi PPnBM 100 persen," katanya ketika dihubungi Kompas.com, Senin (18/10/2021).

Baca juga: Diskon PPnBM Dihapus, Harga LCGC Tidak Murah Lagi

Ilustrasi penjualan mobilKOMPAS.com/STANLY RAVEL Ilustrasi penjualan mobil

Sementara, model kendaraan dalam bentuk completely knocked down (CKD) di atas 1.500 cc, mendapatkan relaksasi PPnBM sebesar 50 persen sampai akhir tahun ini.

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 20 Tahun 2021 dan PMK Nomor 31 Tahun 2021 yang mengatur pemberian insentif PPnBM ditanggung pemerintah guna mendorong percepatan pemulihan sektor otomotif nasional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Lagipula, hasil tes emisi dengan pajak sebelumnya sama sehingga harga tak berubah," kata Billy.

"Kalau untuk segmen low cost green car (LCGC), kami masih maksimalkan menjual stok yang ada dulu sampai peraturan menteri yang mengatur model terkait masuk dalam list PPnBM DTP keluar," lanjut dia.

Baca juga: Resmi Berlaku, Berikut Perhitungan Pajak Baru Berdasarkan Emisi Karbon

Ilustrasi emisi kendaraan.jillseymourukip.org Ilustrasi emisi kendaraan.

Dikonfirmasi Kompas.com dalam waktu terpisah, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian menyebut bahwa penerapan PPnBM berdasarkan emisi masih sesuai jadwal.

Hanya saja untuk aturan turunan termasuk mengenai nasib LCGC masih belum ada informasi lebih jauh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.