Kompas.com - 23/09/2021, 07:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Satlantas Polres Metro Depok berencana menerapkan pembatasan mobilitas masyarakat melalui skema ganjil-genap nomor polisi pada awal Oktober 2021 mendatang.

Guna kelancaran penerapannya, saat ini pihak terkait akan melakukan uji coba setiap akhir pekan sekaligus melakukan sosialisasi. Sehingga, tidak akan ada penilangan oleh petugas bagi yang melanggar.

Penerapan ganjil-genap sedang dalam tahap persiapan mulai dari sosialisasi hingga uji coba. Langkah ini diberlakukan untuk mengatasi kemacetan di setiap akhir pekan, Sabtu dan Ahad," kata Kasat Lantas Polrestro Depok, AKBP Andi M Indra dalam keterangannya, Rabu (22/9.2021).

Baca juga: Dua Mobil Saling Pepet di Jalan Tol, Redam Emosi Saat Berkendara

Foto-foto Jalan HZ Mustofa, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, mulai diberlakukan ganjil genap kendaraan yang melintas selama diberlakukan PPKM Level 3 mulai hari ini, Rabu (4/8/2021). Sebelumnya beberapa pekan penerapan PPKM Darurat dan PPKM Level 4 di Kota Tasikmalaya, jalan pusat kota ini ditutup total.KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA Foto-foto Jalan HZ Mustofa, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, mulai diberlakukan ganjil genap kendaraan yang melintas selama diberlakukan PPKM Level 3 mulai hari ini, Rabu (4/8/2021). Sebelumnya beberapa pekan penerapan PPKM Darurat dan PPKM Level 4 di Kota Tasikmalaya, jalan pusat kota ini ditutup total.

Adapun penerapan ganjil genap, hanya berlaku di Jalan Margonda dan khusus untuk kendaraan roda empat.

Menurut Andi, Polrestro Depok bakal bersinergi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok. Termasuk juga dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

“Karena di Kota Depok juga memiliki jalan nasional, kami akan bersurat untuk koordinasi dengan BPTJ agar dibuatkan keputusannya,” ujarnya.

Lanjut Andi, pihaknya bersama Dishub Kota Depok sudah meninjau sejumlah titik di Jalan Margonda pada Senin (20/9/2021) lalu. Tinjauan tersebut sebagai bentuk survei ke titik-titik yang akan digelar uji coba ganjil-genap di Jalan Margonda.

Baca juga: Upaya Pertamina Membangun Kemandirian Masyarakat

“Kami sudah membahas beberapa poin. Seperti jumlah personel yang bersiaga, rambu-rambu lalu lintas, titik putar arah bagi kendaraan tidak bisa melintas, dan lain-lain,” terangnya.

"Masyarakat maupun pelaku usaha sekitar perlu mengetahui kebijakan tersebut jadi kami akan gelar sosialisasi melalui RT-RW, kelurahan dan kecamatan. Kami juga akan lakukan sosialisasi ke beberapa perwakilan warga dan ormas, jangan sampai ada misinformasi," tambah Andi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.