Kini ETLE Bisa Cek Masa Berlaku Pajak Kendaraan

Kompas.com - 07/09/2021, 18:12 WIB
Sejumlah kendaraan melintas di bawah kamera Closed Circuit Television (CCTV) di salah satu ruas jalan,  di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (15/3/2021). Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mencanangkan penerapan tilang elektronik  atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) secara nasional sebagai salah satu program prioritas dengan target penerapan tahap pertama dimulai pada Maret 2021 di 10 Polda dan tahap kedua Pada April 2021 di 12 Polda. ANTARA FOTO/Arnas Padda/yu/hp. ANTARA FOTO/ARNAS PADDASejumlah kendaraan melintas di bawah kamera Closed Circuit Television (CCTV) di salah satu ruas jalan, di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (15/3/2021). Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mencanangkan penerapan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) secara nasional sebagai salah satu program prioritas dengan target penerapan tahap pertama dimulai pada Maret 2021 di 10 Polda dan tahap kedua Pada April 2021 di 12 Polda. ANTARA FOTO/Arnas Padda/yu/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Korlantas Polri terus melakukan inovasi guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, salah satunya prihal berlalu lintas melalui tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Bersama PT Jasa Raharja, kini layanan tersebut diperluas pemanfaatannya jadi tidak hanya menindak para pelanggar lalu lintas tetapi juga dapat digunakan persamsatan, pajak, izin perhubungan darat, sampai masalah SIM.

"JRku bagian dari wujud konkret, kerja sama antarlembaga atau antarinstansi agar menjadi lebih baik lagi di masa mendatang," kata Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Istiono dalam keterangannya, Senin (6/9/2021).

Baca juga: Ada Ganjil Genap, Volume Kendaraan yang Masuk ke Bandung Diklaim Turun 30 Persen

Ilustrasi kamera tilang elektronik atau ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement).TRIBUNNEWS.com/JEPRIMA Ilustrasi kamera tilang elektronik atau ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement).

Pada kesempatan sama, Istiono menjelaskan, setelah munculnya ETLE pada 23 Maret 2021 lalu, ternyata respons masyarakat sangat luar biasa. Kepercayaan publik sampai dengan saat ini hingga 91 persen.

“Ini dahsyat, luar biasa. ETLE ini adalah bagian penegakan hukum secara teknologi. Kita juga punya SINAR, yaitu membuat SIM dengan cara cukup di rumah saja,” jelasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terkait kerjasama ETLE dengan aplikasi JRku, Istiono menambahkan, bisa berkaitan dengan persamsatan, pajak, izin perhubungan darat, hingga SIM nantinya. Yang tentunya dengan tahapan-tahapan perbaikan, yang semakin hari akan terus semakin baik.

“Jadi, akurasi data juga bagus. Tidak akan ada lagi tembak-tembakan KTP supaya data akurat. Pendaftaran baru harus menggunakan email dan nomor handphone, agar akurat,” tambahnya.

Sementara itu, menurut Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan Achmad Purwantono, melalui JRku, pelanggar lalu lintas yang terpantau sistem ETLE bisa dapat diketahui informasi dan notifikasinya secara real time.

Baca juga: Kondisi Darurat, Wanita Ini Pecahkan Kaca Mobil Pakai Headrest

Uji coba sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) dengan penambahan empat fitur terbaru mulai diberlakukan pada Senin (1/7/2019) ini di 10 titik di ruas Jalan Jenderal Sudirman dan MH Thamrin.RINDI NURIS VELAROSDELA Uji coba sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) dengan penambahan empat fitur terbaru mulai diberlakukan pada Senin (1/7/2019) ini di 10 titik di ruas Jalan Jenderal Sudirman dan MH Thamrin.

Mulai dari lokasi pelanggaran, jenis pelanggaran, tanggal dan waktu, bahkan lengkap dengan foto rekaman dari CCTV ketika melakukan pelanggaran.

Tidak sampai di sana, status masa berlaku PKB dan SWDKLLJ kendaraan pun dapat langsung di cek. Bahkan, bisa juga memastikan apakah mobil mendapat perlindungan asuransi dari Jasaraharja Putera atau tidak.

Istiono berharap, dengan pemanfaatan aplikasi JRku ini bisa sebagai sarana memberikan informasi terhadap pelanggaran lalu lintas, tilang elektronik, dan sebagainya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.