Ketika Kijang Innova Mundur di Tanjakan Curam

Kompas.com - 05/09/2021, 12:01 WIB
Ilustrasi Kijang Innova yang kesulitan menanjak Screenshot TikTok pencari_keberuntunganIlustrasi Kijang Innova yang kesulitan menanjak
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Kejadian mobil yang mengalami gagal mundur masih sering terjadi di kawasan dengan tanjakan curam dan tikungan patah. Sebelumnya sudah ada Xpander dan Fortuner yang videonya viral, kini giliran Kijang Innova yang harus mundur.

Dalam video yang diunggah akun TikTok @pencari_keberuntungan (5/9/2021), terlihat Kijang Innova yang melewati tanjakan curam dan tikungan patah di jalan menuju Gunung Bromo dari Malang, tepatnya kawasan Nongkojajar, Pasuruan, Jawa Timur.

Namun sayang, Kijang Innova itu gagal dalam satu kali percobaan. Mobil terpaksa harus mundur dan menanjak sekali lagi.

Baca juga: Apa yang Membuat Ban Mobil Meledak di Jalan Tol?

@pencari_keberuntungan

Balas @wahyuigo ini innova solar atau bensin? maaf.. admin kurang tahu..

? suara asli - Pencari Keberuntungan

Percobaan kedua pun berhasil, sebab pengemudi mencoba melewati lintasan yang agak berbeda dari sebelumnya.

Menanggapi hal ini, Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), mengatakan, kegagalan mobil menanjak di tanjakan curam disebabkan banyak faktor.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Faktor-faktor yang mempengaruhi hal ini di antaranya, faktor kendaraan yang mencakup beban muatan yang berat, ban yang tidak layak, power yang terbatas, hingga pelat kopling yang tipis dan lain-lain.

Baca juga: Inovasi Karoseri Tentrem Diklaim Bikin Stabil Bus dengan Air Suspension

Perjalanan menuju Geopark Ciletuh, yang penuh kelokan, turunan, dan tanjakan curam, Sabtu (23/6/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Perjalanan menuju Geopark Ciletuh, yang penuh kelokan, turunan, dan tanjakan curam, Sabtu (23/6/2018).

Sementara itu, faktor lainnya di luar kendaraan adalah kondisi tanjakan yang terjal serta skill atau pengetahuan pengemudi yang terbatas.

“Sebelum menanjak ada baiknya pengemudi mengukur segala sesuatunya secara matang,” ujar Sony, kepada Kompas.com, Minggu (5/9/2021).

“Pastikan pengemudi paham secara detail karakter kendaraannya. Lakukan momentum sebelumnya sesuaikan dengan power mesin, jangan berlebihan injak gas karena justru akan membuat ban selip atau spin,” kata dia.

Baca juga: September Ceria, Harga Rocky dan Raize Tak Lagi Murah

Bus AKAP PO SAN lewati Sitinjau LauikKoropak.co.id Bus AKAP PO SAN lewati Sitinjau Lauik

Kemudian pilih lintasan yang lebih landai. Hindari mengambil sudut tikungan di tanjakan dari bagian dalam.

“Karena pasti sudutnya lebih terjal, dengan melebar kemungkinannya lebih landai, tetapi tetap perhatikan lalu lintas dari arah sebaliknya,” kata Sony.

“Pada kondisi-kondisi tersebut, memang pengemudi dituntut untuk lebih percaya diri, tetapi tetap terukur dan paham teknik yang benar,” tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.