Ganjil Genap di Kawasan Puncak Diklaim Efektif, tapi Terus Dievaluasi

Kompas.com - 05/09/2021, 08:01 WIB
Sejumlah kendaraan melintas di jalur Puncak Cianjur, Jawa Barat, Kamis (2/9/2021) petang. Terhitung hari ini jajaran Satlantas Polres Cianjur mulai memberlakukan ganji genap. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANSejumlah kendaraan melintas di jalur Puncak Cianjur, Jawa Barat, Kamis (2/9/2021) petang. Terhitung hari ini jajaran Satlantas Polres Cianjur mulai memberlakukan ganji genap.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Penerapan pembatasan kendaraan bermotor melalui skema ganjil genap di kawasan jalur Puncak disebut sebagai upaya untuk meminimalisir melonjaknya mobilitas selama PPKM Level 2.

Lewat evaluasi harian, diklaim bahwa sekitar 40 persen kendaraan gagal untuk masuk wilayah terkait kemudian diputarbalikkan akibat pelat nomor polisi tidak sesuai dengan tanggal.

Hingga akhir pemberlakuan yakni pada Minggu, 5 September 2021 pemerintah akan melakukan kajian kembali apakah ganjil genap dilanjutkan atau diterapkan hal serupa sehingga penyebaran pandemi Covid-19 dapat ditekan.

Baca juga: Kemenhub Dukung Penerapan Ganjil Genap 24 Jam di Puncak Bogor

Uji coba pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil genap di jalur Puncak Bogor, Jawa Barat, mulai diberlakukan pada Jumat (3/9/2021).KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN Uji coba pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil genap di jalur Puncak Bogor, Jawa Barat, mulai diberlakukan pada Jumat (3/9/2021).

Pernyataan tersebut datang dari Bupati Cianjur Herman Suherman seperti dilansir dari Antara pada Sabtu (4/9/2021).

”Penerapan ganjil-genap untuk kendaraan bermotor yang mengarah kawasan wisata Puncak–Cipanas, sebagai upaya mengimbangi kebijakan serupa di wilayah Bogor,” kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

”Jangan sampai euforia warga lokal dan wisatawan luar kota, jadi penyebab lonjakan penularan Covid-19, pemberlakuan ganjil- genap diharapkan dapat menekan volume kendaraan yang melintas di jalur Puncak–Cianjur,” lanjut Herman.

Meski sejak dua pekan terakhir, angka penularan terus menurun, pihaknya tetap melakukan berbagai langkah antisipasi agar tidak kembali meningkat. Satgas dan gugus tugas akan berpatroli dan mengawasi sejumlah tempat wisata.

”Jika terjadi pelanggaran, petugas gabungan dapat membubarkan atau memberikan peringatan pada pengelola tempat wisata. Harapan kami, pengelola menerapkan prokes ketat terhadap wisatawan yang datang dan tidak melebihi kapasitas,” ujar Herman.

Baca juga: PPnBM 25 Persen, Harga Honda City Hatchback di Solo Naik Rp 18 Juta

Uji coba pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil genap di jalur Puncak Bogor, Jawa Barat, mulai diberlakukan pada hari ini Jumat (3/9/2021).KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN Uji coba pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil genap di jalur Puncak Bogor, Jawa Barat, mulai diberlakukan pada hari ini Jumat (3/9/2021).

Sementara itu, Satlantas Polrestabes Bandung mencatat terdapat ratusan kendaraan yang diputarbalikkan saat pemberlakuan penyekatan ganjil-genap di Gerbang Tol (GT) Pasteur, Kota Bandung di waktu serupa.

Kepala Satlantas Polrestabes Bandung AKBP Rano Hadiyanto mengatakan, hingga pukul 10.00 WIB tercatat ada 232 kendaraan di Pasteur yang diputarbalikkan. Kendaraan itu, berpelat nomor akhir ganjil.

”Sudah 232 kendaraan diputar balik di gerbang tol Pasteur oleh petugas karena tidak sesuai dengan tanggal sekarang yaitu tanggal genap,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.