Truk Tabrak Motor di Zona Aman Sekolah, Ingat Lagi Fungsi Marka Jalan

Kompas.com - 05/09/2021, 09:41 WIB
Menyalip dan terobos marka jalan, truk tabrak pengendara motor instagram.com/dashcamindonesiaMenyalip dan terobos marka jalan, truk tabrak pengendara motor

JAKARTA, KOMPAS.com - Menyalip atau mendahului kendaraan lain merupakan kegiatan yang sangat membahayakan. Bahkan kecelakaan paling sering terjadi saat kendaraan sedang menyalip.

Seperti contoh video yang diunggah oleh akun instagram @dashcamindonesia. Terlihat sebuah truk melaju kencang dari arah utara kota Lumajang menuju ke arah Pasirian, Jumat (4/9/2021).

Ketika sampai di Jalan Raya Tempeh Kabupaten Lumajang, truk tersebut terlihat menyalip kendaraan yang ada didepannya dan menerobos marka jalan zona aman sekolah.

Pada saat bersamaan, ada pengendara motor yang melaju dari arah berlawanan. Karena kaget melihat truk tersebut, pengendara motor itupun tergelincir dan tabrakan pun tak dapat dihindari.

Baca juga: Mobil Penggerak Roda Depan atau Belakang Berpengaruh di Jalan Menanjak?

Menanggapi hal ini, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, angka kecelakaan karena menyalip memang cukup tinggi, baik di Indonesia maupun luar negeri, yakni mencapai 70 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oleh karena itu, di seluruh dunia aturan yang paling banyak saat berkendara adalah soal menyalip kendaraan. Baik dari segi tempat hingga tata cara menyalip yang benar.

“Aturan soal menyalip paling banyak dibandingkan aturan lain seperti dilarang menyalip di tikungan, di tanjakan, di turunan, di persimpangan, di bundaran, di polisi tidur, di zebra cross, di bawah fly over, di depan rumah sakit, menyalip dari kiri, dan lainnya,” kata dia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dashcam Indonesia (@dashcamindonesia)

Menurut Jusri, hal tersebut bisa demikian karena saat mau menyalip sebetulnya banyak proses yang harus dihadapi.

Apalagi mendahului kendaraan besar seperti bus dan truk, atau menyalip di jalan yang ramai plus dua jalur berlawanan.

Sementara itu, Training Director The Real Driving Centre (RDC) Marcell Kurniawan menambahkan, ada empat hal yang harus dipastikan pengemudi sebelum menyalip kendaraan, yaitu aman, diperbolehkan, perlu, dan mampu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.