Mobilitas Masyarakat Turun Selama PPKM Level 4

Kompas.com - 26/08/2021, 17:21 WIB
Revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang Bundaran Senayan di Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (10/1/2019). Desain ketiga JPO itu akan berbeda dengan JPO lainnya. Ketiga JPO tersebut akan dipasangi kamera closed circuit television (CCTV), akan dipasangi lift serta dilengkapi tata pencahayaan warna-warni. Revitalisasi JPO ini ditargetkan selesai pada Januari 2019. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGRevitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang Bundaran Senayan di Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (10/1/2019). Desain ketiga JPO itu akan berbeda dengan JPO lainnya. Ketiga JPO tersebut akan dipasangi kamera closed circuit television (CCTV), akan dipasangi lift serta dilengkapi tata pencahayaan warna-warni. Revitalisasi JPO ini ditargetkan selesai pada Januari 2019.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat bahwa tingkat mobilitas masyarakat selama pemberlakuan PPKM Level 4 mengalami penurunan 7 persen.

Hal ini sejalan dengan ketatnya penyekatan kendaraan bermotor beserta diterapkannya mekanisme ganjil genap nomor polisi pada 8 titik ruas jalan Ibu Kota.

"Pada masa PPKM Mikro di Juni 2021 lalu, angkanya masih di atas 40.000. Tapi di bulan Agustus 2021, akhir PPKM Level 4 turun walau masih di atas 30.000-an," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Kamis (26/8/2021).

Baca juga: Berlaku Hari Ini, Dishub DKI Jakarta Jelaskan Alasan Ruas Ganjil Genap Dikurangi 

Petugas kepolisian berjaga di pos pemeriksaan ganjil genap yang diterapkan karena adanya perpanjangan PPKM level 4 di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (15/8/2021). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A Petugas kepolisian berjaga di pos pemeriksaan ganjil genap yang diterapkan karena adanya perpanjangan PPKM level 4 di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (15/8/2021). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

“Jadi, masih ada penurunan tujuh persen,” tambahnya.

Sehingga, bisa dikatakan bahwa ganjil genap sebagai salah satu instrumen pengendalian mobilitas masyarakat berdampak positif. Diharapkan, hal ini terus berlangsung sampai pandemi Covid-19 mereda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Artinya, kebijakan ganjil genap ini masih cukup efektif untuk menurunkan mobilitas di ruas jalan yang kita berlakukan,” ujar Sambodo.

Baca juga: Ganjil Genap di Jakarta Berkurang Jadi 3 Kawasan, Ini Lokasinya 

Adapun saat ini, pihak Polda Metro Jaya telah mengurangi kawasan yang diberlakukan kebijakan ganjil genap selama 26-30 Agustus 2021 menjadi tiga ruas dari sebelumnya delapan.

Keputusan tersebut diambil setelah Polda Metro Jaya menggelar rapat koordinasi dengan Kodam Jaya berserta Satpol PP dan Dishub DKI Jakarta.

Ruas tersebut ialah Jalan Sudirman, Jalan Thamrin dan Jalan Rasuna Said. Untuk waktu pemberlakuannya, tidak berubah yaitu pukul 06.00-20.00 WIB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.