Pilih Parfum Mobil, Mau Bikin Segar Jangan Malah Bikin Pusing

Kompas.com - 24/08/2021, 12:02 WIB
Bahaya menggantungkan pengharum kabin dari botol di spion tengah Dok. Autowise.comBahaya menggantungkan pengharum kabin dari botol di spion tengah

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabin mobil yang wangi dan segar bisa membuat pengemudi menjadi lebih nyaman saat berkendara. Apalagi saat ini banyak beredar pengharum ruang kabin dengan ragam aroma yang bisa dipilih sesuai selera.

Tidak ada salahnya memang melengkapi mobil dengan pewangi, karena selain membuat kabin terasa lebih bersih, adanya pewangi juga bisa menghilangkan bau apak yang tak sedap. Namun, ada baiknya pemilik mobil bijak dalam memilih aromanya.

Seperti yang diungkapkan oleh Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak Suparna. Menurutnya, ketika hendak memilih dan membeli pewangi mobil baiknya memperhitungkan aromanya.

Baca juga: Ganti Oli Mesin Sendiri, Jangan Sampai Kelebihan

“Maksudnya adalah jangan memilih wangi-wangian yang tajam atau terlalu menyengat, karena bila dihirup terlalu lama justru membuat tidak nyaman, apalagi saat menempuh perjalanan jauh,” ucap Suparna kepada Kompas.com belum lama ini.

Suparna menyarankan, baiknya pemilik mobil membeli pengharum kabin yang wanginya netral dan tidak terlalu tajam. Contohnya seperti aroma terapi, karena biasanya jauh lebih lembut dan wanginya tidak terlalu tajam yang bisa membuat pusing atau mual.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bila bertujuan untuk menghilangkan bau apak, pemilik mobil bisa memilih aroma kopi, karena memiliki sifat netral yang ampuh menyingkirkan bau tak sedap dalam kabin.

Ilustrasi parfum mobil di AC Ilustrasi parfum mobil di AC

Selain itu, jangan memilih pengharum udara yang berbahan gel dan penggunaannya diletakan di kisi-kisi AC. Kondisi tersebut akan memberikan efek negatif yang sangat merugikan bagi pemilik mobil.

Baca juga: Usai Tukang Sayur, Giliran Tiga Bocah Nekat Jajal Sirkuit Mandalika

“Dengan meletakan pada kisi-kisi AC bisa membuat bahan kimia pada pewangi terserap sampai ke evaporator yang fungsinya sebagai pengkabutan untuk menciptakan udara dingin, bila sudah terserap dan terjadi penumpukan membuat kualitas kesejukan berkurang dan kerak yang ditimbulkan akan sulit dibersihkan,” kata dia.

Pemilihan material pewangi dalam bentuk gel juga tidak disarankan karena dapat menimbulkan kerak dan noda menguning di bagian tertentu yang memicu bau tidak sedap dalam kabin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.