Valentino Rossi Bicara Soal Kasus Vinales Vs Yamaha

Kompas.com - 14/08/2021, 07:42 WIB

SPIELBERG, KOMPAS.com - Valentino Rossi tidak yakin bahwa alasan sebenarnya Maverick Vinales dicoret dari GP Austria seeperti yang disebutkan Yamaha. Rossi menduga ada hal lain.

Sebelumnya Vinales dituduh menyabotase motor melebihi putaran normal di GP Styria, untuk merusak mesin. Alasan itu kemudian membuat Vinales diskors Yamaha tidak balapan di GP Austria.

Baca juga: Ingat, Jangan Sembarangan Modifikasi Setir Mobil

https://twitter.com/MotoGP/status/1426061255706566659

 

Belum lama ini, MotoGP.com merilis video yang memperlihatkan lap terakhir sebelum Vinales masuk ke pit dan tidak menyelesaikan balapannya.

Pada video tersebut, terlihat Vinales beberapa kali menyentuh limiter. Bahkan saat akan masuk ke pit, Vinales kembali "ngegas" motornya hingga menyentuh limiter.

Namun Rossi sepertinya tidak yakin itu satu-satunya alasan Vinales diskors.

"Saya melihat videonya, saya pikir lebih buruk," kata Rossi mengutip Tuttomotoriweb.it, Sabtu (14/8/2021).

Baca juga: Jorge Martin Mulai Incar Target Lebih Tinggi

Maverick Vinales saat latihan bebas pada MotoGP Belanda 2021Dok. Yamahamotogp.com Maverick Vinales saat latihan bebas pada MotoGP Belanda 2021

“Dia pergi ke limiter sedikit, dia memberikan dua atau tiga revs, tapi saya tidak tahu apakah itu momen utamanya. Tentu saja perilakunya tidak baik, tetapi apa yang dia lakukan sepertinya tidak bagi saya, entah apa," kata Rossi.

Tapi The Doctor mengatakan tidak tahu situasi antara Vinales dan Yamaha. Apalagi dia sudah bukan pebalap tim pabrikan Yamaha.

"Saya tidak tahu situasi di Yamaha, sulit untuk memahami apa yang terjadi ketika Anda tidak berada di dalam, tapi saya pikir sudah ada beberapa ketidaksepakatan," katanya.

"Di belakang, mungkin, ada sesuatu yang lain,” ungkap Rossi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.