Rossi Pensiun, Presiden Yamaha Ucapkan Terima Kasih

Kompas.com - 06/08/2021, 06:42 WIB
Pebalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, pada sesi latihan bebas MotoGP Italia di Sirkuit Mugello, Jumat (28/5/2021). AFP/TIZIANA FABIPebalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, pada sesi latihan bebas MotoGP Italia di Sirkuit Mugello, Jumat (28/5/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Valentino Rossi resmi akan menyudahi karirnya sebagai pebalap MotoGP pada akhir musim ini. Selama 26 musim balapan, sebagian besar karirnya dilalui bersama Yamaha.

Dimulai pada musim 2004, Rossi yang pindah dari Repsol Honda Team langsung meraih kemenangan pada seri pertamanya bersama Yamaha di Afrika Selatan.

Baca juga: Resmi, Valentino Rossi Umumkan Pensiun

Bersama Yamaha, Rossi sudah meraih 142 podium, 56 kemenangan, dan empat kali juara dunia MotoGP pada 2004, 2005, 2008, dan 2009.

Valentino Rossi melambaikan tangan setelah finis di posisi kedua pada MotoGP San Marino, 11 September 2016. Pebalap berusia 42 tahun tersebut memutuskan pensiun pada akhir musim MotoGP 2021.AFP/GABRIEL BOUYS Valentino Rossi melambaikan tangan setelah finis di posisi kedua pada MotoGP San Marino, 11 September 2016. Pebalap berusia 42 tahun tersebut memutuskan pensiun pada akhir musim MotoGP 2021.

Di luar sirkuit, Rossi dan Yamaha juga menjalin kerja sama melalui program pengembangan pebalap, seperti VR46 Riders Academy dan Yamaha VR46 Master Camp.

Presiden dan CEO Yamaha Motor Corporation Yoshihiro Hidaka mengatakan, dirinya mengungkapkan terima kasih pada Rossi atas kemitraan hebat selama ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Aramco VR46 Siap Meluncur, Rossi Bakal Diguyur Rp 2,5 Triliun

"Dia akan sangat dirindukan di trek, di dalam paddock, dan di belakang layar di Yamaha, tetapi kami sepenuhnya menghormati keputusannya," ujar Hidaka, dalam keterangan resminya.

Max Biaggi dan Valentino Rossi.  AFP PHOTO/Filippo MONTEFORTE (Photo by FILIPPO MONTEFORTE / AFP)FILIPPO MONTEFORTE Max Biaggi dan Valentino Rossi. AFP PHOTO/Filippo MONTEFORTE (Photo by FILIPPO MONTEFORTE / AFP)

Hidaka menambahkan, seluruh karir Valentino di Yamaha mewujudkan pencarian kepuasan mendalam dan kegembiraan intens yang dialami ketika Yamaha menemukan sesuatu yang bernilai luar biasa.

"Kami semua sangat senang bahwa Valentino telah memutuskan untuk tetap menjadi pebalap Yamaha hingga akhir karir balap MotoGP-nya dan seterusnya," kata Hidaka.

Baca juga: Jelang GP Styria, Motor Pedrosa Dirancang Beda dengan Pebalap KTM Lain

Valentino Rossi memimpin MotoGP Italia 2008 di depan Casey Stoner dan Dani Pedrosa pada balapan yang bergulir di Sirkuit Mugello, 1 Juni 2008. Kemenangan ini menjadi yang terakhir di MotoGP Italia bagi The Doctor.AFP/ANDREAS SOLARO Valentino Rossi memimpin MotoGP Italia 2008 di depan Casey Stoner dan Dani Pedrosa pada balapan yang bergulir di Sirkuit Mugello, 1 Juni 2008. Kemenangan ini menjadi yang terakhir di MotoGP Italia bagi The Doctor.

"Ada terlalu banyak momen hebat antara Yamaha dan Valentino untuk memilih satu sebagai favorit. Ada juga tantangan selama bertahun-tahun, tetapi kepercayaan di antara kami tidak pernah goyah dan bahkan memperkuat kemitraan kami selama bertahun-tahun," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.