Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rossi Pensiun, Presiden Yamaha Ucapkan Terima Kasih

Kompas.com - 06/08/2021, 06:42 WIB
Donny Dwisatryo Priyantoro,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Valentino Rossi resmi akan menyudahi karirnya sebagai pebalap MotoGP pada akhir musim ini. Selama 26 musim balapan, sebagian besar karirnya dilalui bersama Yamaha.

Dimulai pada musim 2004, Rossi yang pindah dari Repsol Honda Team langsung meraih kemenangan pada seri pertamanya bersama Yamaha di Afrika Selatan.

Baca juga: Resmi, Valentino Rossi Umumkan Pensiun

Bersama Yamaha, Rossi sudah meraih 142 podium, 56 kemenangan, dan empat kali juara dunia MotoGP pada 2004, 2005, 2008, dan 2009.

Di luar sirkuit, Rossi dan Yamaha juga menjalin kerja sama melalui program pengembangan pebalap, seperti VR46 Riders Academy dan Yamaha VR46 Master Camp.

Presiden dan CEO Yamaha Motor Corporation Yoshihiro Hidaka mengatakan, dirinya mengungkapkan terima kasih pada Rossi atas kemitraan hebat selama ini.

Baca juga: Aramco VR46 Siap Meluncur, Rossi Bakal Diguyur Rp 2,5 Triliun

"Dia akan sangat dirindukan di trek, di dalam paddock, dan di belakang layar di Yamaha, tetapi kami sepenuhnya menghormati keputusannya," ujar Hidaka, dalam keterangan resminya.

Hidaka menambahkan, seluruh karir Valentino di Yamaha mewujudkan pencarian kepuasan mendalam dan kegembiraan intens yang dialami ketika Yamaha menemukan sesuatu yang bernilai luar biasa.

"Kami semua sangat senang bahwa Valentino telah memutuskan untuk tetap menjadi pebalap Yamaha hingga akhir karir balap MotoGP-nya dan seterusnya," kata Hidaka.

Baca juga: Jelang GP Styria, Motor Pedrosa Dirancang Beda dengan Pebalap KTM Lain

"Ada terlalu banyak momen hebat antara Yamaha dan Valentino untuk memilih satu sebagai favorit. Ada juga tantangan selama bertahun-tahun, tetapi kepercayaan di antara kami tidak pernah goyah dan bahkan memperkuat kemitraan kami selama bertahun-tahun," ujarnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Komentar
ga bisa lihat balapan di sirkuit mandalika


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China Minta AS Cabut Perintah Terkait Minyak Asal Venezuela
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau