Saat Servis Skutik, Jangan Lupa Periksa Slider CVT

Kompas.com - 01/08/2021, 11:41 WIB
V-Belt motor matik Foto: Honda DAMV-Belt motor matik
|

SUKOHARJO, KOMPAS.com - Pada motor matik yang memakai penerus daya CVT (Continous Variable Timing), ada banyak komponen yang membuat motor dapat berjalan. Semua komponen tersebut bekerja dengan fungsinya masing-masing.

Salah satu komponen yang jarang diperhatikan oleh pemilik motor matik pada bagian CVT yakni slide piece CVT atau biasa disebut slider CVT. Komponen ini merupakan karet pelindung yang berada di pulley depan CVT.

Baca juga: Viral, Video Mobil Rescue Tabrak Lari Rombongan Pesepeda di Makassar

Slide piece ini berbahan plastik keras yang bekerja naik turun seiring putaran mesin. Part ini bergesekan dengan pulley depan dan menerima tekanan akibat putaran yang tinggi.

Ilustrasi Slide Piece CVT Ilustrasi Slide Piece CVT

Slider berfungsi untuk menahan gerakan dinding dalam agar bisa bergerak atau bergeser ke arah luar ketika terkena dorongan roller.

Feri Firmansyah selaku mekanik bengkel motor Bandit Racing Engines di Sukoharjo, Jawa Tengah mengatakan, komponen ini rawan terjadi kerusakan karena menggunakan bahan plastik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Jangan Ragu Bunyikan Klakson, Jika Bertemu Pesepeda yang Makan Jalan

"Biasanya komponen ini jarang diperhatikan, karena bahannya plastik biasanya mudah oblak atau longgar. Bisa juga karena sudah getas dan membuat suara CVT kasar," kata Feri kepada Kompas.com, Sabtu (31/7/2021).

Feri mengatakan, pada saat servis disarankan untuk mengecek komponen ini. Jika longgar maka harus diganti dengan yang baru. Kalau dipaksakan, maka nantinya akan merusak roller pada CVT motor matik dan menyebabkan kerusakan lainnya.

Ilustrasi motorOtomania/Setyo Adi Ilustrasi motor

"Kalau sudah getas atau longgar sebaiknya diganti baru. Satu set itu jumlahnya tiga harganya paling mahal Rp 20.000," kata Feri.

Walaupun merupakan part yang tergolong sepele, namun jika terjadi kerusakan pada part ini maka akan merembet ke komponen lainnya yang lebih mahal.

Baca juga: Bocor Penampakan Hyundai Stargazer, Calon Rival Avanza dan Xpander

"Efeknya jika tidak diganti dapat membuat roller aus atau peyang. Jika slider aus maka putaran pulley jadi tidak stabil, bisa saja rumah roller juga ikut termakan dan harus ganti satu set pulley depan," kata dia.

Maka dari itu, pengecekan terhadap slider CVT harus rajin dilakukan, minimal pada saat servis kedaraan di bengekel. Jika sudah aus atau longgar pastikan untuk mengganti baru karena harganya tidak terlalu mahal.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.