Efek Samping Berkendara Eco Driving

Kompas.com - 31/07/2021, 10:22 WIB
Suzuki Ertiga dan Baleno jadi mobil utama tim Merapah Trans Sumatera 2019 KOMPAS.com/KristiantoSuzuki Ertiga dan Baleno jadi mobil utama tim Merapah Trans Sumatera 2019

Dalam eco driving, guna mencapai putaran maksimum pengemudi harus kalem menekan pedal gas dan segera memindahkan tuas transmisi ke gigi lebih tinggi untuk manual.

Menurut Hariadi, idealnya pengendara menjaga putaran mesin di kisaran 2.000 sampai 3.000 rpm. Bila memindahkan lebih dari itu, maka putaran mesin menjadi terlalu tinggi sehingga bahan bakar lebih boros.

Hariadi menjelaskan, pengemudi harus memanfaatkan momentum akselerasi saat bertemu medan tanjakan dan gunakan engine break ketika jalan menurun. Akselerasi tinggi hanya menyebabkan konsumsi bahan bakar berlebih, begitu pula ketika akan mengerem, harus memperhitungkan jarak sekitar 3 detik dengan menekan pedal secara halus disertai engine brake.

"Selain itu, gunakan kecepatan ideal kendaraan dengan konstan sekitar 60-70 kpj untuk menghasilkan efisiensi bahan bakar," kata Hariadi.

3. Bahan bakar dan ban

Hal ini juga kerap disepelekan, padahal penggunaan bahan bakar yang baik adalah yang sesuai anjuran, yakni tanpa timbal. Karena dengan demikian mampu menekan polusi dari gas buang kendaraan, sehingga ramah untuk lingkungan sekitar.

Ban mobil juga berkontribusi mendukung teknik eco driving. Hariadi mengatakan untuk memiliki ban bertipe hambatan guling atau rolling resistance yang rendah. Ban dengan tekanan angin yang kurang juga memperlambat roda bergulir, sehingga membutuhkan tenaga yang besar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

Baca juga: Dosa Memanaskan Mesin Mobil dalam Posisi Mager

Faktor lain yang ikut berpengaruh adalah pendigin udara alias AC, pastikan penggunaanya pada suhu idel ruang kabin sekitar 20-23 derajat celcius. Jangan menggunakan suhu maksimal.

4. Perawatan kendaraan

Merawat kendaraan di bengkel resmi untuk menjaga performa mesin serta komponen lain agar tetap prima, juga diklaim berperan dalam eco driving. Selain itu, dengan melakukan perawatan berkala secara rutin dengan mengikuti ritme yang servis yang telah dijadwalkan juga berguna untuk menjaga garansi mobil.

Lebih lanjut Hariadi menjelaskan, teknis eco driving bisa mengoptimalkan efisiensi bahan bakar sehingga mengurangi tingkat polusi serta lebih ramah lingkungan.

Ilustrasi servis mobil di bengkel Suzuki.DOK. SUZUKI INDOMOBIL SALES Ilustrasi servis mobil di bengkel Suzuki.

"Gaya dan teknik yang diterapkan juga terbukti mengurangi risiko kecelakaan di jalan, untuk itu eco driving disarankan untuk dapat memaksimalkan fungsi kendaraan serta menjaga keamanan dan kenyamanan pengemudi," katanya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.