Jelang Homologasi, Sudah Sejauh Mana Pembangunan Sirkuit Mandalika?

Kompas.com - 28/07/2021, 14:41 WIB
Perkembangan pembangunan Sirkuit Mandalika di bulan April dok BBC IndonesiaPerkembangan pembangunan Sirkuit Mandalika di bulan April
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Jelang homologasi, pihak Mandalika Grand Prix Association (MGPA) terus mengejar penyelesaian pembangunan Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB.

Sampai penghujung Juli 2021 ini, keseluruhan pekerjaan di Sirkuit Mandalika sudah mencapai 89,12 persen. Mulai dari pekerjaan trek dan pekerjaan bangunan fasilitas pendukung di dalam trek.

Baca juga: Konsistensi IMX di Tengah Pandemi, Demi Apa, Buat Siapa?

Desain atap bangunan Race Control di Sirkuit Mandalika terinspirasi dari desain atap Bale Lumbung, rumah adat Desa Sasak Sade di Lombok TengahDok. MGPA Desain atap bangunan Race Control di Sirkuit Mandalika terinspirasi dari desain atap Bale Lumbung, rumah adat Desa Sasak Sade di Lombok Tengah

Untuk pekerjaan trek terutama pada pengaspalan, pada bagian track lane sudah mencapai 68 persen, outer dan inner service road 98 persen dan run-off asphalt mencapai 22 persen.

"Kemudian ada pekerjaan trek selain pengaspalan antara lain run off gravel yang sudah mencapai 99 persen dan run off grass 98 persen," tulis MGPA dalam akun resminya, dikutip Rabu (28/7/2021).

Selain itu, pihak MGPA juga hampir menyelesaikan pekerjaan race control building serta sudah membangun helipad.

Wartawan BBC Indonesia di lokasi Sirkuit Mandalikadok BBC Indonesia Wartawan BBC Indonesia di lokasi Sirkuit Mandalika

"Progress pekerjaan race control building sekarang sudah mencapai 81,5 persen dan medical center berikut dengan helipad yang sudah selesai 100 persen," katanya.

"Selanjutnya untuk pekerjaan pit building masih dalam tahap pembuatan pondasi yang kemudian dilanjut dengan pemasangan modular dalam waktu dekat," tulis MGPA.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.