Pilih Pelek Aftermarket Original Bekas atau Replika yang Baru?

Kompas.com - 21/07/2021, 09:02 WIB
Ragam pelek bekas dengan harga menggiurkan di stan Autodistro di IMX 2019. Kompas.com/DonnyRagam pelek bekas dengan harga menggiurkan di stan Autodistro di IMX 2019.

JAKARTA, KOMPAS.com – Mengganti pelek mobil standar dengan produk aftermarket merupakan langkah modifikasi yang mudah dilakukan. Selain mudah, mengganti pelek sangat mengubah tampilan mobil.

Untuk membeli pelek mobil, konsumen di Indonesia memiliki banyak pilihan, mulai dari yang original, replika, baru, maupun bekas. Namun bagi yang punya budget terbatas, membeli pelek original yang baru tentu sangat berat.

Selain pelek original, pelek replika juga bisa diperhitungkan untuk dibeli. Selama pelek replika sudah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) tentu kualitasnya sudah baik dan bisa dijamin.

Baca juga: Turun Mulai Rp 8 Jutaan, Ini Harga Daihatsu Rocky di Medan

Pilihan pelek mobil replikaDOK. OTTOBAN INDONESIA Pilihan pelek mobil replika

Lalu ketika mau membeli pelek, lebih baik pilih yang original namun bekas atau replika tapi dalam kondisi yang baru?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kevin Sulaeman, Chief Operation Officer Ottoban Indonesia mengatakan, membeli pelek mau yang original bekas atau replika tapi baru, mempunyai kelebihannya masing-masing.

“Misalnya kalau beli pelek original tapi bekas, dari segi barang pasti punya gengsi yang lebih tinggi. Kedua, kembali lagi ke budget, karena walau sudah bekas, pelek original tetap punya harga yang cukup mahal,” ucap Kevin kepada Kompas.com, Senin (19/7/2021).

Baca juga: Idul Adha, Ada Penyekatan di Tol Jakarta Cikampek

Ragam pelek mobil yang dijual oleh toko permaisuri.Aditya Maulana, KompasOtomotif Ragam pelek mobil yang dijual oleh toko permaisuri.

Jadi seseorang memang sudah menyiapkan budget lebih banyak jika ingin membeli pelek original walaupun koondisinya bekas. Sedangkan untuk pelek replika dan baru, biasanya untuk orang dengan budget yang lebih rendah.

“Misalnya dia ada budget untuk ganti ban, tapi dengan tambah bayar sedikit bisa ganti pelek aftermarket. Jadi pelek replika ini bisa jadi pilihan yang menggiurkan,” kata Kevin.

Selain itu, pelek replika yang sudah lulus SNI tentu memiliki kualitas yang baik. Menurut Kevin, pelek aftermarket juga umumnya lebih ringan dari yang standar, sehingga bisa berpengaruh pada performa kendaraan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.