Tanda-tanda Bensin Basi di Dalam Tangki Mobil Serta Dampaknya

Kompas.com - 01/07/2021, 14:41 WIB
Tangki bahan bakar Karimun Wagon R Febri ArdaniTangki bahan bakar Karimun Wagon R

JAKARTA, KOMPAS.com - Cairan yang ada di dalam mobil, jika lama tidak digunakan dapat terjadi perubahan. Termasuk juga dengan cairan bahan bakar atau bensin yang tersimpan di dalam tangki.

Perubahan yang terjadi pada bensin yang lama mengendap di tangki bahan bakar hingga berdampak ke performanya, biasa disebut juga dengan bensin basi.

Ada beberapa tanda-tanda yang dihasilkan saat bensin di dalam tangki menjadi basi, mulai dari baunya hingga dampaknya langsung saat mobil dikendarai.

Baca juga: Alasan Penjualan DFSK Super Cab Diesel Tak Sebaik Versi Bensin

Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi mengatakan, saat tutup bensin dibuka, biasanya bau yang dihasilkan berbeda dengan bensin pada normalnya.

"Oktan pada bensin menurun karena penguapan di dalam tangki dan uapnya bercampur dengan bensin di dalam tangki," ujar Didi saat dihubungi Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Illustrasi pompa bahan bakar mobil atau Fuel PumpRyan/GridOto.com Illustrasi pompa bahan bakar mobil atau Fuel Pump

Didi mengatakan, mesin mobil memang masih bisa dihidupkan meski ada bensin basi sekalipun. Tapi, pembakarannya menjadi tidak sempurna, sehingga performa mobil juga akan terdampak.

Tri Yuswidjajanto Zaenuri, Ahli Konversi Energi dari Fakultas Teknik dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung, mengatakan, dalam bensin ada yang namanya olefin. Dengan bantuan oksigen dan panas, antar olefin akan membentuk gum.

"Jika muncul gum di bahan bakar, maka gum ini bisa terisap oleh pompa bensin dan terbawa ke ruang bakar. Gum itu teksturnya lengket sehingga bisa menyumbat di pompa bensin," kata Yus.

Baca juga: Kenapa Mobil Baru dari Diler Diisi Bensin Hanya Setengah Tangki

Yus mengatakan, putaran dari pompa bensin akan berkurang, karena terhambat oleh gum. Saat mesin membutuhkan asupan bensin lebih banyak, mesin jadi tersendat-sendat atau brebet. Sebab, pompa bensin tidak bisa menyalurkannya dengan baik karena tersumbat.

Bensin basi dapat terjadi karena tercampurnya bensin dengan zat kimia lain yang berada di dalam tangki. Maka itu, tangki bahan bakar diusahakan dalam keadaan penuh ketika kendaraan ditinggalkan lama atau dikosongkan sekalian.

Indikator bensin hmsmotoblog.wordpress.com Indikator bensin

Selain bensin menjadi basi, pada kondisi tersebut juga bensin akan menguap. Jika dibiarkan terus menerus dapat membuat tangki menjadi berkarat.

Head Product Improvement Dept Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Bambang Supriyadi, menjelaskan, saat bensin mengalami penguapan, dapat terjadi yang namanya kondensasi. Sehingga, tercampur air atau zat kimia lain.

"Kalau sudah terkena air, tarikan mobil jadi tidak enak atau bahkan mogok," ujar Bambang.

Bambang menambahkan, sebaiknya kalau diparkir lama, tangki bensin diisi penuh saja. Jadi, kondensasi yang terjadi tidak terlalu banyak.

"Jangan lupa juga untuk cek bagian-bagian lain, seperti air radiator, oli, dan sebagainya," kata Bambang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.