Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diggia Sebut Motor MotoGP Harus Canggih

Kompas.com - 08/05/2024, 18:41 WIB
Donny Dwisatryo Priyantoro,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

1

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak yang berpendapat bahwa motor MotoGP terlalu banyak teknologi yang membantu pebalap. Tapi, menurut Fabio Di Giannantonio, motor MotoGP memang sudah seharusnya dibuat canggih.

Sebagian pebalap berpendapat bahwa perangkat teknologi yang ada pada motor MotoGP terlalu membantu pebalap. Sehingga, bukan kemampuan lagi yang dikompetisikan, tapi kecanggihan motor.

Baca juga: Bezzecchi dan Diggia Punya Menu Latihan Berbeda Jelang MotoGP Amerika

Termasuk dengan perangkat aerodinamika, bahkan banyak pebalap yang memilih untuk melepasnya, seperti Casey Stoner, Marc Marquez, Dani Pedrosa, dan lainnya. Tapi, tidak menurut pebalap VR46 yang akrab disapa Diggia.

"Tergantung, karena sebagai pebalap, saat ini motor MotoGP sangat fantastis. Sejujurnya, saya tidak akan pernah kembali (ke teknologi lama),” kata Diggia, dikutip dari Motorsport.com, Rabu (8/5/2024).

Diggia menambahkan, motor MotoGP harus merupakan prototipe. Menurutnya, motor prototipe penuh harus menjadi ekspresi maksimal dari teknis motor.

Baca juga: Diggia Ungkap Keuntungan Masuk Tim VR46

"Sejujurnya, saya menjadi gila ketika saya melihat semua hal aero baru, semua perangkat baru, semua kekuatan yang kami miliki. Sebab, pada akhirnya kami mengendarai (mobil) Formula 1 dengan dua roda. Tapi memang harus seperti ini dari sudut pandang saya," ujar Diggia.

Salah satu alasan perangkat aerodinamika harus dikurangi adalah dampaknya terhadap pebalap lain. Perangkat tersebut membuat pebalap lain sulit untuk mengikuti satu sama lain, termasuk manuver menyalip.

Menurut Diggia, untuk pertunjukan, diakuinya memang sulit untuk menyalip pebalap lain dengan adanya perangkat aerodinamika.

“Namun, sebagai pebalap, motor MotoGP saat ini sangat fantastis. Saya tidak akan pernah kembali. Mungkin kami harus kembali, tapi saya tidak akan pernah kembali," ujarnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

1
Komentar
setuju, inilah alasan nonton motogp, kalo mau nonton motor biasa, cukup nonton wsbk saja
Baca tentang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Penembakan Polisi di Arena Sabung Ayam, Kompolnas: Hampir Seminggu Masa Belum Ada Tersangka?
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau