Ini Cara Pakai Masker yang Benar untuk Pengendara Sepeda Motor

Kompas.com - 28/06/2021, 16:12 WIB
Warga menggunakan masker saat mengendarai sepeda motor di Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020). Provinsi DKI Jakarta memasuki pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperpanjang ke tahap kedua. Tujuan PSBB ini adalah untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga menggunakan masker saat mengendarai sepeda motor di Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020). Provinsi DKI Jakarta memasuki pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperpanjang ke tahap kedua. Tujuan PSBB ini adalah untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19).

PEKALONGAN, KOMPAS.com - Selama masa pandemi Covid-19, penggunaan masker jadi hal yang wajib dilakukan oleh semua orang saat beraktivitas di luar rumah.

Meski pembatasan mobilitas belum diterapkan secara merata di tiap daerah, bukan berarti protokol kesehatan boleh diabaikan.

Pada masa pandemi ini ketika mengendarai sepeda motor, mengenakan riding gear seperti helm, jaket, dan sepatu masih belum cukup jika tidak dilengkapi dengan penggunaan masker yang benar.

Baca juga: Pengemudi Arogan, Innova Ngotot Lawan Arah hingga Mengancam Memukul

Sebab mengenakan masker jadi salah satu bagian penting dalam menjalankan protokol kesehatan guna mencegah penularan virus yang mematikan ini.

Lantas bagaimana kriteria penggunaan masker yang benar agar dapat mencegah terpapar virus corona?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kombinasi masker ganda yang dianjurkan adalah masker medis di bagian dalam dan masker kain di bagian luar.SHUTTERSTOCK/STOCKPEXEL Kombinasi masker ganda yang dianjurkan adalah masker medis di bagian dalam dan masker kain di bagian luar.

Lia Afida selaku tenaga kesehatan di Puskemas Kedungwuni menjelaskan, saat ini penggunaan masker yang disarankan oleh Kementerian Kesehatan adalah memakai masker ganda atau dua lapis.

"Adanya varian Delta yang lebih cepat penularannya, Kemenkes memberikan himbauan untuk masker yang kita pakai dua lapis untuk mencegah penularan. Yakni masker medis di bagian dalam dan masker kain di bagian luar," kata Lia kepada Kompas.com, Senin (28/6/2021).

Baca juga: Bodi Monokok Buatan Adiputro Sudah Hadir Sejak 90-an

Lia pun menegaskan bahwa meski sedang mengendarai motor sendirian alias tidak berboncengan, penggunaan masker tetap jadi hal yang wajib. Sebab hal ini jadi langkah antisipasi yang bersifat preventif.

"Kita berpikirnya kan saat berkendara lalu ada lampu merah jadi barangkali kita berhenti. Lalu (pengendara) sebelah kita bersin. Dropletnya bisa kena ke kita," katanya lebih lanjut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.