Kompas.com - 25/06/2021, 18:51 WIB
Ilustrasi CDI pada sepeda motor krisnaIlustrasi CDI pada sepeda motor

JAKARTA, KOMPAS.com - Capacitor Discharge Ignition atau yang biasa dikenal dengan CDI adalah komponen yang penting dalam sistem pengapian sepeda motor.

CDI termasuk dalam komponen kelistrikan. CDI memiliki peran utama dalam mengatur waktu percikan api pada busi untuk melakukan proses pembakaran.

Pengapian yang timbul nantinya akan membakar bensin yang telah dimampatkan dengan piston.

Apabila CDI rusak atau bahkan mati, tentu pengapian tidak akan terjadi. Sepeda motor tentu tidak bisa dihidupkan. Lantas apa penyebab CDI bisa rusak?

Baca juga: Jangan Sampai Terlewat, Ini Denda Pajak Kendaraan di Jawa Barat

Kepala Bengkel Astra Motor Center Jakarta Rendra Kusumah mengatakan, kerusakan pada CDI umumnya terjadi diawali dari kerusakan pada komponen-komponen pendukung lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"CDI jenis DC sumber arusnya dari aki. Selain karena komponen di dalamnya yang memang sudah bermasalah, kerusakan CDI bisa jadi karena masalah pada komponen pendukung seperti aki, busi, spull, atau koilnya," ungkap Rendra kepada Kompas.com belum lama ini.

CDI Racing BRTMohammad Nurul Hidayah CDI Racing BRT

CDI dapat rusak karena tegangan listrik yang tidak stabil. Tegangan listrik yang tidak stabil disebabkan oleh aki motor yang sudah tidak layak pakai. Ini yang jadi awal mula kondisi CDI bisa lemah.

Baca juga: Sering Terjadi, Ini Kesalahan Saat Pasang Dongkrak

Rendra menjelaskan, pada dasarnya CDI sepeda motor tidak membutuhkan perawatan khusus. Yang paling penting adalah memperhatikan kondisi aki. Jika aki dalam kondisi prima, maka CDI pun tidak akan kekurangan suplai daya.

"Pastikan saja kondisi aki optimal. Jika aki sudah lemah, segera ganti. Ini agar kinerja CDI tetap maksimal," kata Rendra menyarankan.

Ia pun juga mengingatkan kepada para pemilik motor, jika belum sepenuhnya memahami cara kerja CDI, lebih baik memeriksakannya ke bengkel demi menghindari salah penanganan. Hal ini demi menghindari kerusakan yang lebih parah pada sistem kelistrikan dan pengapian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.