Knalpot Motor Keluar Air Saat Mesin Dipanaskan, Apakah Wajar?

Kompas.com - 22/06/2021, 15:12 WIB
Knalpot SARP di Suzuki GSX-R 150. Febri Ardani/Otomania.comKnalpot SARP di Suzuki GSX-R 150.

JAKARTA, KOMPAS.com - Memanaskan mesin sepeda motor pada pagi hari merupakan rutinitas yang dilakukan sebagian besar pemilik kendaraan. Terkadang mendapati ada air di kolong motor yang keluar dari knalpot.

Hal ini membuat sebagian orang berfikir apakah wajar ada air yang keluar dari knalpot sepeda motor pasa saat dipanaskan.

Baca juga: Perbedaan Mobil Transmisi Matik dan Manual Saat Melintasi Jalan Menurun

Dwi Suwanto, Instruktur Service PT Surya Timur Sakti Jatim Yamaha area Surabaya menjelaskan, hal tersebut merupakan hal yang wajar terjadi. Dengan catatan tidak ada riwayat motor terkena banjir sebelumnya.

Memanaskan mesin motor injeksi, maksimal 1 menit.about.com Memanaskan mesin motor injeksi, maksimal 1 menit.

"Sebenarnya keluar air dari knalpot pada pagi hari saat memanaskan motor itu merupakan hal wajar, soalnya itu muncul dari reaksi kimia," kata Dwi kepada Kompas.com, Selasa (22/6/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Komparasi Benelli Panarea dengan Honda Scoopy

Pada saat malam hari, ruang dalam knalpot terisi dengan udara dingin yang akhirnya lembab. Udara dingin ini menimbulkan embun atau uap yang pada saat dipanaskan akan menguap dan membentuk cairan.

Embun atau uapa air didorong keluar melalui lubang kecil pembuangan yang ada di bawah knalpot sepeda motor. Itu merupakan salah satu fungsi lubang kecil yang ada di bawah knalpot sepeda motor.

Ilustrasi knalpot motorStanly/Otomania Ilustrasi knalpot motor

"Hal tersebut biasanya terjadi ketika kondisi mesin motor masih dingin dan kondisi knalpot masih dingin juga," kata Dwi.

Baca juga: Kecelakaan Parah di Tol Solo-Semarang, Ingat Lagi Soal Blind Spot

Ketika suhu motor meningkat karena mesin dinyalakan, hasilnya embun berubah menjadi air dan terdorong keluar dari knalpot. Pemilik kendaraan tidak perlu khawatir untuk kejadian seperti ini.

Kondisi ini kemungkinan lebih sering terjadi pada motor injeksi. Knalpot lebih sering keluar air karena proses pembakaran mesin diatur secara presisi mendekati sempurna oleh pabrikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.