Awas Terjebak, Tidak Semua Mobil Lawas Bisa Dijadikan Investasi

Kompas.com - 14/06/2021, 16:01 WIB
Deretan mobil lawas milik para anggota Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) yang ikut serta dalam konvoi ke Bogor, Minggu (21/1/2018). Kompas.com/Alsadad RudiDeretan mobil lawas milik para anggota Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) yang ikut serta dalam konvoi ke Bogor, Minggu (21/1/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sering kali kita mendengar mobil tua atau mobil lawas yang harganya selangit. Sehingga, banyak juga yang tertarik untuk berinvestasi dengan membeli mobil lawas.

Namun, idak semua mobil lawas dapat dijadikan sebagai investasi. Ada beberapa kriteria yang membuat mobil bisa memiliki harga jual yang tinggi.

Helmie Sarosa, pemilik showroom mobil lawas Kedai Built Up di Bekasi, mengatakan, harga mobil lawas di pasaraan sangat bervariasi alias tidak ada patokan yang jelas.

Baca juga: Ini Deretan Mobil Lawas yang Bisa Dijadikan Investasi

“Saya bilang investasi tidak hanya pada emas. Simpel aja mobil built up (CBU/Completely Built Up), mobil retro tahun 70-an atau 80-an itu akan naik,” kata Helmie, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Bursa mobil klasik bekas di Senayan.Kompas.com/Donny Bursa mobil klasik bekas di Senayan.

Menurut Helmie, tidak semua mobil lawas bisa dijadikan sebagai investasi. Mobil dengan kriteria tertentu saja yang harganya bisa sangat tinggi bahkan mencapai ratusan juta rupiah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Mobil lokal yang harganya naik terus, seperti Corolla DX atau Hardtop. Tapi kalau dibandingkan dengan yang model built up, pasti lebih tinggi lagi, misalnya, DX versi coupe atau hardtop versi Australia,” ujar Helmie.

Corolla DX tipe sedan yang kondisinya sudah bagus, harganya bisa mencapai Rp 100 jutaan. Sementara yang model coupe atau station wagon, harganya bisa jauh lebih tinggi, yakni kisaran Rp 150 jutaan hingga Rp 170 jutaan.

Baca juga: Servis di Bengkel Resmi, Mobil Lawas Peugeot Dapat Diskon Khusus

Helmie mengatakan, mereknya harus sudah ada di Indonesia, tapi modelnya jarang. Seperti model coupe atau station wagon itu harganya tidak pernah turun, karena jarang di Indonesia, makanya lebih diminati.

Puluhan mobil klasik ramaikan Kustomfest 2019Kompas.com/Donny Puluhan mobil klasik ramaikan Kustomfest 2019

Tidak hanya mobil pabrikan Jepang saja, untuk mobil lawas pabrikan Eropa juga bisa jadi investasi. Tapi, berlaku juga hal yang sama.

Di Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua mobil lawas yang harganya masih tinggi salah satunya adalah BMW seri 3. Jika kondisi masih bagus dan orisinal, harganya bisa mencapai Rp 100 jutaan hingga Rp 200 jutaan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X