Lampu Lalu Lintas di Persimpangan Masih Kerap Enggak Dianggap

Kompas.com - 04/06/2021, 10:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Setiap bertemu persimpangan di jalan raya, biasanya sudah dilengkapi dengan lampu lalu lintas. Seharusnya para pengguna sudah tahu, lampu hijau menyala baru boleh jalan, kuning artinya hati-hati, dan merah maksudnya berhenti, tidak boleh melintas.

Seharusnya arti dari setiap lampu yang ada di lampu lalu lintas ini dipahami semua pengguna jalan. Namun masih sering terlihat pengendara yang menerobos, atau maju terlalu cepat saat lampu menyala kuning.

Melanggar lampu lalu lintas padahal sangat berbahaya. Kecelakaan seperti tabrakan sangat berpotensi terjadi ketika melanggar lampu lalu lintas.

Baca juga: Land Cruiser Terbaru Meluncur 9 Juni Mendatang, Apa yang Berubah?

terobos lampu merahKompas.com/Fathan Radityasani terobos lampu merah

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, pemahaman masyarakat akan pentingnya lampu pengatur lalu lintas masih sangat rendah.

“Ketika hal ini diabaikan, bahaya terbesar adalah benturan antar kendaraan dan akibatnya bisa fatal,” ucap Sony kepada Kompas.com, belum lama ini.

Kenapa bisa fatal, karena pengendara yang menerobos lampu merah biasanya dalam kecepatan tinggi. Lalu kendaraan tadi menabrak mobil atau motor yang mendapat giliran untuk maju, tentu dalam kecepatan yang tinggi pula.

Baca juga: Polda Metro Jaya Mau Ganjil Genap Mulai Diberlakukan Lagi

“Malas mengerem jadi masalah selama ini. Dengan alasan tanggung, pengendara mencoba menyiasati lalu lintas, ini yang juga membahayakan,” kata Sony.

Kemudian adanya lampu lalu lintas di persimpangan adalah untuk memberikan kesempatan masing –masing kendaraan dari arah berlawanan berjalan secara bergantian dan terhindar dari kemacetan dan tabrakan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.