5 Hal yang Harus Dipahami Wanita Sebelum Mengemudikan Mobil

Kompas.com - 01/06/2021, 10:42 WIB
Ilustrasi berkendara mobil SHUTTERSTOCKIlustrasi berkendara mobil

JAKARTA, KOMPAS.com - Berdasakan penelitian di Australia, wanita memang memiliki persentase yang lebih kecil dalam risiko buruk saat berkendara dibanding pria.

Namun, bukan berarti wanita lebih aman, karena mereka juga cenderung memiliki kebiasaan buruk saat berkendara.

“Kecelakaan serius memang lebih sering di dominasi pengemudi pria ketimbang wanita. Tapi wanita juga memiliki beberapa sifat buruk yang sadar atau tidak sadar bisa berdampak fatal,” ucap Training Director Jakarta Defensive Driving Center (JDDC) Jusri Pulubuhu, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (30/5/2021).

Baca juga: Prosedur Pemeriksaan Ban Truk Sebelum Jalan

Menurut Jusri, sebagian wanita mungkin tidak menyadari saat berkendara ada hal-hal yang harus diperhatikan. Karena, sebab akibatnya bukan hanya bisa merugikan diri sendiri tapi juga orang lain di sekitarnya.

“Salah satu yang sering dilakukan oleh pengemudi wanita adalah berjalan pelan. Tapi pelan pun bukan selalu berarti aman, begitu juga dengan bergerak tiba-tiba bisa berakibat merugikan pengendara lain yang berada disekitar,” kata dia.

Untuk itu, Jusri memberikan lima hal wajib diperhatikan saat berkendara, khususnya bagi para kaum hawa yang setiap harinya menggunakan mobil untuk berakivitas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Mana yang Lebih Irit, Mobil Listrik Murni atau PHEV?

Samar Almogren terlihat di kaca spion mobilnya saat berkendara melalui jalanan Kota Riyadh, Minggu (24/6/2018). Momen bersejarah tercipta setelah otoritas Saudi pada 24 Juni waktu setempat resmi mencabut larangan bagi perempuan untuk mengemudi sebagai bagian dari program Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman memodernisasi beragam aspek dalam masyarakat Saudi.AFP PHOTO/FAYEZ NURELDINE Samar Almogren terlihat di kaca spion mobilnya saat berkendara melalui jalanan Kota Riyadh, Minggu (24/6/2018). Momen bersejarah tercipta setelah otoritas Saudi pada 24 Juni waktu setempat resmi mencabut larangan bagi perempuan untuk mengemudi sebagai bagian dari program Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman memodernisasi beragam aspek dalam masyarakat Saudi.

1. Ketika bergerak, mulai dengan perhitungan.

Artinya bergerak sesuai kebutuhan. Perhatikan lingkungan dan beri kesempatan para pemakai jalan lain mengetahui kondisi bahwa Anda akan bergerak atau bermanuver (bisa dengan sein atau klakson).

2. Jika memerlukan pengereman pahami prosedurnya.

-Lihat spion belakang, kiri dan kanan terlebih dahulu, jika aman baru lakukan pengereman (mereka yang lain belum tentu siap memperlambat kecepatannya).
-Mengerem secara halus dan bertahap, dengan demikian pengguna jalan lain memiliki kesempatan untuk merespon gerakan Anda.
-Hindari pengereman kasar yang membuat roda berdecit. Pengereman semacam ini justru mengurangi cengkraman ban ke aspal sehingga mobil dapat tidak terkendali.
-Jika memerlukan pengereman darurat, saat roda berdecit segera kurangi injakan pedal rem Anda, kemudian lanjutkan tekanannya kembali.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Mobil Baru dari Diler Tidak Boleh Langsung Dicuci?

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X