Kesalahan Pengendara Mobil Matik di Jalan Menanjak

Kompas.com - 30/05/2021, 12:21 WIB
Ilustrasi DFSK Glory 580 saat melewati jalur menanjak. DOK. DFSKIlustrasi DFSK Glory 580 saat melewati jalur menanjak.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Pengendara mobil pemula masih banyak yang melakukan kesalahan saat membawa mobil matik. Meski kesalahan kecil, namun jika sering dilakukan bisa berdampak fatal akibatnya.

Seperti kebiasaan ketika melewati tanjakan, alih-alih memanfaatkan rem tangan, banyak pengendara justru tetap mempertahankan posisi gigi di D, dan memainkan gas sedikit agar tidak mundur.

Hermas Efendi Prabowo, pemilik bengkel spesialis Worner Matic, mengatakan, sering melakukan kebiasaan ini bisa menyebabkan transmisi mengalami kerusakan.

Baca juga: Viral Foto Motor Versus Sepeda, Ini Baiknya dari Sisi Safety Riding

Tuas transmisi otomatis pada Mazda CX-3KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Tuas transmisi otomatis pada Mazda CX-3

"Paling sering kesalahan yang dilakukan adalah menggantung injakan pedal gas untuk menahan mobil agar tidak mundur," ujar Hermas, kepada Kompas.com belum lama ini.

Dengan menginjak pedal gas untuk menahan posisi mobil, putaran mesin mobil cenderung meningkat atau menjadi menggerung.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meningkatnya putaran mesin juga akan menghasilan aliran tekanan oli transmisi yang lebih besar karena menyesuaikan putaran mesin.

Baca juga: Hasil Kualifikasi MotoGP Italia 2021, Quartararo Pole Position, Rossi Masih Terpuruk

Honda BR-V saat dipakai melewati jalur menanjak di Petungkriyono, Pekalongan, Jawa Tengahkompas.com Honda BR-V saat dipakai melewati jalur menanjak di Petungkriyono, Pekalongan, Jawa Tengah

"Sedangkan komponen di dalam girboks dalam kondisi stuck atau tertahan, sehingga ada tekanan berlebih yang tertahan dan menyebabkan overheat," ucap Hermas.

Kalau sampai mengalami panas berlebih, umur oli transmisi akan jauh lebih pendek dari kondisi normal.

Umur transmisi yang lebih pendek juga akan berpengaruh pada daya pelumasan komponen di dalam girboks transmisi.

"Daya pelumasan yang berkurang akan meningkatkan risiko gesekan berlebih yang menyebabkan komponen cepat aus. Jadi lebih baik pasang rem tangan dan hentikan kebiasaan ini," kata Hermas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X