Mitsubishi, Nissan, dan Suzuki Mulai Setop Pabrik karena Krisis Cip

Kompas.com - 23/05/2021, 09:21 WIB
Ilustrasi cip semikonduktor yang menjadi salah satu komponen otomotif, PAULTAN.orgIlustrasi cip semikonduktor yang menjadi salah satu komponen otomotif,
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Krisis cip semikonduktor telah memaksa sejumlah pabrikan global untuk menghentikan sementara produksi lantaran kurangnya pasokan.

Dilansir dari Reuters, pabrik milik Nissan Motor dan Suzuki Motor harus tutup sementara pada Juni mendatang karena alasan tersebut.

Nissan dikabarkan bakal menghentikan pabrik di Kyushu, Jepang Selatan, selama tiga hari pada 24, 25 dan 28 Juni.

Baca juga: Kesalahan Pengemudi yang Dapat Merusak Transmisi Mobil Matik

Produksi Datsun Go  Panca di pabrik Nissan Purwakarta. Datsun akan sangat agresif di Indonesia.Donny Apriliananda Produksi Datsun Go Panca di pabrik Nissan Purwakarta. Datsun akan sangat agresif di Indonesia.

Di samping itu, Nissan juga akan menutup pabriknya di Meksiko. Nissan sendiri menolak untuk menjelaskan secara detail alasan penutupan pabrik.

“Kekurangan semikonduktor global telah mempengaruhi pengadaan suku cadang di sektor otomotif,” ucap juru bicara Nissan, dikutip dari Reuters (22/5/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Karena kekurangan tersebut, Nissan menyesuaikan produksi dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk memastikan pemulihan,” kata dia.

Baca juga: Kendala yang Dihadapi Bus Tingkat Saat Lewati Sitinjau Lauik

Fasilitas produksi baru Suzuki di Cikarang, Jawa Barat, menyerap investasi 1 miliar dollar AS.M Lulut Fasilitas produksi baru Suzuki di Cikarang, Jawa Barat, menyerap investasi 1 miliar dollar AS.

Kemudian, Suzuki juga terpaksa menutup tiga pabrik di prefektur Shizuoka selama kurang lebih sembilan hari.

Juru bicara Suzuki menjelaskan, mereka bersama produsen suku cadang masih melakukan penyesuaian untuk meminimalisir dampak kekurangan cip.

Selain kedua pabrikan tersebut, dalam laporan yang sama, Mitsubishi Motors juga bakal mengurangi produksi sebanyak 30.000 kendaraan pada Juni mendatang di lima pabrik di Jepang, Thailand, dan Indonesia.

Baca juga: Cek Harga Toyota Avanza Bekas Tahun Tua di Akhir Mei 2021

Pabrik Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) yang terletak di kawasan industry GIIC Deltamas, Bekasi, Jawa Barat.APHIT Pabrik Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) yang terletak di kawasan industry GIIC Deltamas, Bekasi, Jawa Barat.

Sebelumnya, Toyota lebih dulu mengumumkan rencana penutupan dua pabrik di Jepang. Keputusan ini berdampak pada berkurangnya 20.000 unit mobil, khususnya untuk model C-HR, Yaris, dan Yaris Cross.

Sebagai salah satu pabrikan otomotif terbesar, Toyota rupanya tidak kebal dari efek kekurangan cip. Mulai 7 Juni mendatang, Toyota bakal menutup tiga jalur produksi di dua pabrik di Jepang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X