Jack Miller Sebut Kemenangannya di GP Perancis bagaikan Mimpi

Kompas.com - 17/05/2021, 07:42 WIB
Pebalap Ducati asal Australia, Jack Miller, saat tampil dalam MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu (2/5/2021). PIERRE-PHILIPPE MARCOU/AFPPebalap Ducati asal Australia, Jack Miller, saat tampil dalam MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu (2/5/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pebalap Pramac Racing Jack Miller berhasil menjadi juara di MotoGP Perancis yang berlangsung di Sirkuit Le Mans, Minggu (16/5/2021).

Berkat raihan podium itu, Miller berhasil mencatat dua kemenangan beruntun di kelas premier setelah GP Spanyol.

Jackass, julukan Jack Miller, memulai balapan dari start ketiga dan langsung menyodok ke posisi terdepan ketika balapan di mulai. Miller berhasil unggul dari dua pebalap Yamaha, yakni Fabio Quartararo dan Maverick Vinales.

Baca juga: Selebrasi Unik Jack Miller, Minum Sampanye Pakai Sepatu

Di luar hasil apik yang diraihnya, Miller mengaku sempat dilanda kebingungan saat jadi pemimpin lomba karena kondisi trek yang berubah dari basah ke kering. Miller bimbang membuat keputusan harus masuk pit atau tidak di 10 lap terakhir.

"Ketika trek mulai kering, saya sempat bingung apakah harus masuk pit atau tidak. Masuk pit di sini sangat panjang dan memakan waktu, ditambah Zarco mulai mendekat," ujar Miller dikutip dari Crash, Minggu (16/5/2021).

Pebalap Ducati, Jack Miller, seusai memenangi balapan MotoGP Spanyol 2021 di Sirkuit Jerez, Minggu (2/5/2021) malam WIB.AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU Pebalap Ducati, Jack Miller, seusai memenangi balapan MotoGP Spanyol 2021 di Sirkuit Jerez, Minggu (2/5/2021) malam WIB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Balapan MotoGP Perancis membuat dirinya harus mampu beradaptasi dengan kondisi trek yang berubah-ubah, belum lagi dirinya juga terkena long lap penalty.

“Ketika hujan turun dan angin kencang datang, saya pikir balapan akan red flag. Di beberapa lap awal menggunakan ban basah sangat sulit, kemudian saya harus menjalani long lap penalty," ucap rider berusia 26 tahun itu.

Baca juga: Quartararo dan Miller Dihukum, Ini Pengertian Long Lap Penalty

"Tapi, kemenangan back to back ini tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Seseorang perlu mencubit saya karena saya pikir saya sedang bermimpi," lanjut Miller.

Kemenangan tersebut membuat Miller berhasil menempati posisi keempat dengan total 64 poin, ia hanya terpaut 16 poin dari Fabio Quartararo yang berada di puncak klasemen sementara MotoGP 2021.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X