Menikung ke Kanan Lebih Sulit Dibandingkan ke Kiri, Mitos atau Fakta?

Kompas.com - 11/05/2021, 09:12 WIB
(ilustrasi) Menikung harus percaya diri disertai dengan skill mumpuni. motorcycle USA(ilustrasi) Menikung harus percaya diri disertai dengan skill mumpuni.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menikung adalah salah satu teknik dalam mengendarai sepeda motor. Dalam menikung banyak orang yang beranggapan bahwa menikung ke kanan lebih sulit jika dibandingkan dengan menikung ke kiri.

Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani mengatakan, hal tersebut memang banyak dirasakan oleh pengendara sepeda motor terutama bagi para pemula. Menikung ke kanan atau ke kiri sebenarnya sama saja ketika posisi mengemudi kita benar.

Baca juga: Jangan Panik Saat Mengalami Rem Blong, Begini Cara Antisipasinya

"Pertama, posisi gas kan adanya di sebelah kanan, nah ketika kita berbelok ke kiri otomatis tangan kanan akan lebih mudah dan leluasa untuk mengoperasikan gas," kata Agus kepada Kompas.com, Senin 910/5/2021).

Fino Owners Indonesia (FOI) latihan menikung di Sirkuit Gery Mang, Subang, Jawa Barat, awal Februari 2015.Fino Owners Indonesia (FOI) Fino Owners Indonesia (FOI) latihan menikung di Sirkuit Gery Mang, Subang, Jawa Barat, awal Februari 2015.

Pada saat kita belok ke kiri, posisi gas dan rem ada di sebelah kanan. Maka tangan kanan akan lebih leluasa untuk mengoperasikannya. Jadi banyak yang merasa lebih nyaman dengan hal tersebut.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Catat Ini Waktu Dispensasi Bayar Pajak Kendaraan

Sedangkan pada saat berbelok ke kanan, tangan bagian kanan akan lebih pendek atau menekuk ke dalam. Hal ini membuat pengendara lebih susah dalam mengoperasikan gas dan rem. Sebagian orang akan kagok melakukan hal ini karena belum terbiasa.

Pada motor manual, posisi pedal rem belakang juga berada di sisi kanan. Pada saat kondisi motor miring waktu berbelok ke kanan, ada rasa was-was bagi pengendara motor jika pedal rem menyangkut ke aspal.

Yamaha Mio Z semakin stabil saat dipakai menikung dengan kecepatan tinggi.Istimewa Yamaha Mio Z semakin stabil saat dipakai menikung dengan kecepatan tinggi.

"Nah ini yang membuat keraguan pada saat di jalan raya, padahal kalau sudah terbiasa mau belok ke kanan atau ke kiri sama saja. Cuman kebanyakan orang memiliki mindset kalau lebih enak pada saat belok ke kiri," ucap Agus.

Baca juga: Rendering Suzuki GSX-S150 Baru, Mirip GSX-S1000

Sebenarnya untuk mudah dan nyaman dalam berbelok kiri atau kanan itu bisa dilatih. Agus mengatakan, hal tersebut bisa dilatih dengan sering berkendara dan latihan zig-zag atau latihan belok membentuk angka delapan. Dengan begitu akan tidak msalah untuk belok kanan atau kiri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X