Mitos atau Fakta, Mobil Matik Mogok Tidak Boleh Didorong

Kompas.com - 11/05/2021, 04:42 WIB
Bripka Bambang, anggota Satlantas Polres Gresik saat membantu mendorong mobil yang mogok di exit tol Kebomas, Minggu (1/11/2020). instagram satlantas polres gresikBripka Bambang, anggota Satlantas Polres Gresik saat membantu mendorong mobil yang mogok di exit tol Kebomas, Minggu (1/11/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Mobil dengan transmisi otomatis (mobil matik) semakin banyak diminati oleh konsumen Indonesia. Operasional yang lebih praktis serta semakin padatnya kondisi jalan membuat mobil matik punya keunggulan ketimbang opsi transimsi manual.

Bagi pengguna mobil transmisi ini, ada yang perlu diperhatikan yakni penanganan mobil matik mogok oleh pengemudi.

Baca juga: Mobil Ini Kabur dan Tabrak Polisi di Pos Penyekatan Mudik

Tindakan mobil yang mogok untuk transmisi matik dan manual tentu saja berbeda. Mobil matik mogok, tidak disarankan untuk didorong secara biasa layaknya mobil manual.

"Kalau mobil matik mogok lebih baik langsung hubungi bengkel resmi saja, jangan didorong karena bisa terjadi kerusakan," kata Hendrik, mekanik bengkel Toyota Nasmoco Solo, Jawa Tengah kepada Kompas.com, Senin (10/5/2021).

Sabtu (4/6/2016), mobil derek Dinas Perhubungan menderek mobil yang terendam banjirKompas.com/David Oliver Purba Sabtu (4/6/2016), mobil derek Dinas Perhubungan menderek mobil yang terendam banjir

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada mobil matik, ada pompa hidrolik yang akan bekerja menyalurkan oli hanya pada saat mesin mobil dalam konsisi menyala. Saat mobil dalam keadaan mogok atau mati, pompa oli ini tidak berfungsi sehingga tidak terjadi pelumasan yang aktif terutama pada sistem transmisi.

Baca juga: Jangan Panik Saat Mengalami Rem Blong, Begini Cara Antisipasinya

Mendorong mobil dengan transmisi matik akan menggerakkan roda yang otomatis transmisi juga ikut bergerak. Padahal, tidak ada pelumasan di bagian transmisi dikarenakan pompa hidrolik oli tidak berfungsi. Kondisi ini dapat merusak transmisi mobil matik.

"Jika terpaksa harus didorong untuk meminggirkan mobil dengan jarak yang tidak jauh bisa menggunakan transmisi Netral. Namun jika ditarik atau derek harus dilakukan dengan cara yang benar," ucap Hendrik.

Tuas transmisi mobil matik Tuas transmisi mobil matik

Cara menarik atau menderek mobil matik yang benar yakni dengan mengusahakan roda penggerak terangkat dan jangan sampai bergerak. Mendorong ataupun mendereknya juga tidak boleh terlalu kencang.

Baca juga: Promo Brio Satya di Solo, Diskon DP Rp 6 Juta

"Pada saat mobil di tarik atau diderek jangan sampai melebihi kecepatan 50 kpj," ucap Hendrik.

Pada saat sampai di bengkel resmi jangn lupa untuk menyampaikan kepada mekanik bahwa mobil sudah didorong atau diderek. Dengan begitu mekanik akan segera memeriksa komponen transmisi yang mungkin rusak terlebih dahulu.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.