Nasib Avanza dan Innova di Pasar Mobil Bekas Setelah Insentif Pajak

Kompas.com - 08/05/2021, 07:42 WIB
Penampilan Toyota Avanza Veloz 2019 yang dipamerkan dalam Festival Avanza Veloz Sebangsa di Medan, Sabtu (10/8/2019). Festival ini digelar hingga besok Minggu (11/82019) dan diisi dengan berbagai bazar, kuliner, permainan anak dan lainnya. DewantoroPenampilan Toyota Avanza Veloz 2019 yang dipamerkan dalam Festival Avanza Veloz Sebangsa di Medan, Sabtu (10/8/2019). Festival ini digelar hingga besok Minggu (11/82019) dan diisi dengan berbagai bazar, kuliner, permainan anak dan lainnya.

JAKARTA, KOMPAS.com – Tahap pertama relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) telah berlangsung sejak Maret hingga Mei 2021. Sejumlah model masuk dalam daftar yang mendapatkan diskon pajak, salah satunya Avanza dan Innova.

Avanza dan Innova masuk kategori mobil terlaris di Indonesia. Dengan diskon PPnBM, harga mobil baru dikorting jadi lebih murah, belum lagi ada diskon tambahan dari tiap diler.

Kondisi ini tentunya membuat konsumen cenderung memilih mobil baru Avanza dan Innova ketimbang bekas, khususnya untuk unit tahun muda.

Baca juga: Bus PO Haryanto Tabrak Truk di Gerbang, Kenapa Bus Rawan Rem Blong?

Impresi Kijang Innova edisi khusus 50 tahun. Innova 50th AnniversaryKompas.com/Setyo Adi Impresi Kijang Innova edisi khusus 50 tahun. Innova 50th Anniversary

Meski begitu, Chief Operating Officer Mobil88 Sutadi mengatakan, peminat Avanza dan Innova bekas tetap ada.

“Info dari diler mobil baru, bahwa tipe-tipe tersebut semuanya inden, apalagi kelas Fortuner, itu indennya kalau saya enggak salah sudah 3 bulan. Jadi memang isu PPnBM ini lumayan membuat gairah di bisnis otomotif,” ujar Sutadi, dalam konferensi virtual (6/5/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Secara umum, dampak relaksasi PPnBM di pasar mobil bekas terasa pada awal isu tersebut mulai bergulir pada Februari 2021.

Baca juga: Kendaraan Pemudik yang Masuk Klaten Akan Disuruh Putar Balik

Mobil bekas di WTC Mangga DuaKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda Mobil bekas di WTC Mangga Dua

“Di pasar mobil bekas menjadi sebuah momok. Karena pada saat itu kita tidak tahu harus mengambil di angka berapa sebenarnya,” ucap Sutadi.

“Isu tersebut setelah diputuskan dan bisa dijalankan, tentunya kita sudah bisa menghitung-hitung berapa angka yang harus kita ambil,” kata dia.

Lantaran harga Avanza dan Innova model baru mengalami kenaikan, tentu pasar mobil bekas harus menyesuaikan harga jual mobil keluarga tersebut.

Baca juga: Catat, Ini 8 Titik Penyekatan Jalur Mudik di Depok

Mobil bekas di WTC Mangga DuaKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda Mobil bekas di WTC Mangga Dua

“Sebenernya kalau PPnBM ini mengurangi harga jual, kita tinggal hitung berapa angka wajar yang kita beli,” kata Sutadi.

“Pada saat harga mobil baru sudah ketemu di angka range berapa, kita tinggal putuskan belinya di berapa,” ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.