Kendaraan Pemudik yang Masuk Klaten Akan Disuruh Putar Balik

Kompas.com - 07/05/2021, 08:22 WIB

 

KLATEN, KOMPAS.com - Larangan mudik Idul Fitri berlaku pada 6-17 Mei 2021. Pemerintah daerah melakukan beberapa persiapan untuk mengantisipasi masyarakat yang nekat pulang kampung.

Salah satu yang dilakukan untuk menghalau pemudik yang nekat, yakni dengan mendirikan pos penyekatan di perbatasan wilayah. Seperti Polres Klaten  mendirikan 4 pos penyekatan.

Baca juga: Ingat, Usai Lebaran Polisi Juga Sekat Kendaraan yang Masuk Jakarta

Empat pos penyekatan tersebut terletak di Karang Delanggu, Prambanan, Jatinom, dan satu pos di pusat kota tepatnya di alun-alun kota Klaten.

Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu mengatakan, akan menurunkan sebanyak 583 personel gabungan untuk berjaga di pos penyekatan. Hal ini dilakukan untuk menghindari persebaran virus Covid-19 melalui perjalanan mudik.

Pos penyekatan tugu Makuto Solo, Jawa TengahArif Nugrahadi Pos penyekatan tugu Makuto Solo, Jawa Tengah

"Operasi Ketupat Candi tahun 2021 di wilayah Klaten diterjunkan sebanyak 583 personel gabungan. Para personel ini akan ditempatkan di empat pos," kata Edy dalam keterangan resminya, Rabu (5/5/2021).

Baca juga: Kejar-kejaran di Jalan Tol, Dua Mobil Ini Nyaris Dihantam Trailer

Edy juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak mencoba-coba melakukan mudik, sebab semua jalur sudah dipatau oleh petugas gabungan.

"Jalur-jalur tikus yang dimungkinkan akan dilalui oleh para pemudik sudah dipetakan dan akan dilakukan upaya antisipasi. Jangan coba mudik," ucap Edy.

Sejumlah kendaraan roda empat dihentikan petugas gabungan di pos penyekatan Bundaran Waru, perbatasan Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (6/5/2021).KOMPAS.COM/GHINAN SALMAN Sejumlah kendaraan roda empat dihentikan petugas gabungan di pos penyekatan Bundaran Waru, perbatasan Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (6/5/2021).

Bagi pemudik yang nekat melakukan perjalanan akan dikenakan sanksi putar balik berlaku mulai  6-17 Mei 2021. Pos penyekatan akan dijaga oleh anggota TNI-Polri, Petugas Dishub, dan Petugas dari Satpol PP klaten.

Baca juga: Rocky dan Raize Hadir, Nissan Kerek Harga Magnite

Kegiatan penyekatan ini juga didukung oleh Kodim Klaten dengan menerjunkan dua peleton pasukan yang akan berjaga di mako dan pos pengamanan. Kodim Klaten akan membantu Polres Klaten dalam pelaksanaan Operasi Ketupat baik dalam penyekatan maupun patroli rutin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.